DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 07 April 2018 / 16:35 WIB

Transaksi LKD Didominasi Pengisian Ulang

YOGYA, KRJOGJA.com - Perkembangan transaksi layanan keuangan digital di DIY sebagai bentuk peningkatan akses keuangan masyarakat, menujukkan pertumbuhan yang positif. Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan jumlah agen penyedia layanan keuangan digital (LKD), yang telah mencapai 3.875 agen disertai dengan peningkatan jumlah transaksi yang mencapai Rp 72,7 juta pada Triwulan III 2017.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Sri Fitriani yang biasa disapa Fifin mengatakan, jumlah agen LKD di DIY mencapai 3.875 agen yang tersebar di 5 kabupaten/kota sejak diluncurkan pada 2015 hingga Triwulan III 2017. Secara umum jumlah agen LKD di DIY memang mayoritas atau sebagian besar berada di Kota Yogyakarta sebesar 44 persen, disusul Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo.

”LKD semakin banyak digunakan untuk bertransaksi masyarakat DIY, meskipun nominal dan volume transaksinya masih bersifat fluktuatif. Jumlah transaksi yang dilakukan masyarakat DIY melalui LKD mencapai Rp 72,7 juta pada Triwulan III 2017, jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 114,4 juta,” papar Fifin.

Fifin menambahkan, sebaran transaksi LKD di DIY sebagian besar berada di Sleman sebesar 67 persen, dan Kota Yogyakarta 24 persen. (Ira)