Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 07 Februari 2018 / 16:21 WIB

5 Ribu Lampion Dinyalakan, Jadi Ajang Selfie

SOLO, KRJOGJA.com - Sebanyak 5 ribu lampion yang menghiasi kawasan Pasar Gedhe serta Jalan Jenderal Sudirman, menyambut Tahun Baru Imlek 2569, mulai dinyalakan Selasa (06/02/2018) dan akan berlangsung hingga satu bulan ke depan. 

Konfigurasi pendar lampu warna-warni itu, mengundang warga berselfie ria, sebagian nekad menyerobot ke tengah badan jalan, hingga arus lalu lintas tersendat.

Ketua Panitia Bersama Imlek 2018, Sumartono Hadinoto, menjawab wartawan, di kantornya, Rabu (07/02/2018) mengungkapkan, gangguan arus lalu lintas tidak bisa dihindari, sebab pesta lampion ini memang diarahkan sebagai wahana wisata selfie. 

"Saat berselfie ria, pada umumnya pengunjung memilih sudut bidik terbaik, sehingga kadang nekad mencuri kesempatan di sela lalu lalang kendaraan yang melintas di kawasan tersebut," jelasnya.

Langkah antisipasi mengurangi gangguan arus lalu lintas, tambah Sumartono, sebenarnya sudah dilakukan, diantaranya mensterilkan kawasan Jalan Sudirman untuk aktivitas parkir dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL). 

Bahkan, kata Sumartono Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menerapkan sanksi tegas terhadap pelanggaran parkir serta PKL. Hanya saja, jumlah pengunjung yang begitu besar, mau tidak mau akan menyita sebagian badan jalan yang seharusnya memang untuk lalu lintas kendaraan.

Hingga hari pertama dinyalakan, menurut Sumartono, belum seluruh lampion terpasang, sebab masih menyisakan puluhan lampion berbentuk 12 shio berdasar penanggalan China, tokoh pewayangan Werkudoro dan Punakawan yang dijadwalkan baru ditata pekan depan. 

Lampion berbentuk shio, Werkudoro dan Punokawan, rencananya dipasang di tengah ruas Jalan Jenderal Sudirman mulai dari simpang empat Bank Indonesia hingga Titik Nol Tugu Pamandengan. (Hut)