DIY Editor : Agus Sigit Minggu, 17 Desember 2017 / 02:14 WIB

Sesi Terakhir Creative Seminar Pinasthika 2017: Technology 0 - 1 Idea

SLEMAN, KRJOGJA.COM - Creative Seminar Pinasthika XVIII memasuki sesi ketiga pada Sabtu (16/12) di Monumen Jogja Kembali, Sleman, Yogyakarta. Sesi terakhir kali ini diisi oleh Mr. Chow Kok Keong atau yang akrab disebut Mr. KK dari Hakuhodo Indonesia yang juga menjadi juri kategori Bawana.

 

Kali ini, Mr. KK mencoba menyampaikan tema Technology vs Idealogy. Menurut Mr. KK, hal yang paling mendasar untuk disoroti adala evolusi dan inovasi. Teknologi selalu berubah dan berkembang. Namun, ide masih menjadi hal yang mendasar, karena teknologi hanyalah alat.

Segala jenis ide diperlukan karena menjadi dasar untuk mengeksekusi segala karya kreatif. Menjadi inovatif adalah hal yang diperlukan saat ini. Sehingga dengan ide inovatif, diharapkan teknologi ini bisa dimanfaatkan dengan cara yang inovatif pula.

"Ide yang inovatif akan memenangkan persaingan, memenangkan hati dan menyentuh emosi. Hal-hal tersebut adalah hal yang tidak bisa dilakukan oleh teknologi maupun robot," ujar Mr. Chow Kok Keong sembari memutarkan pula beberapa video contoh kampanye dengan berbagai ide inovatif menggunakan berbagai inovasi media seperti DJ Spinner Wash, Beach Trash Wear, Prayer For Good, dan sebagainya.

Dalam presentasinya, Mr. KK selalu menekankan jangan pernah takut pada teknologi, namun jangan terlalu bergantung pada teknologi pula. "Bagi orang yang masih percaya pada ide, pasti akan bertahan. 1-0 untuk kemenangan ide," - tutup Mr. Chow Kok Keong yang menjadi akhir dari rangkaian Creative Seminar Pinasthika XVIII 2017 di hari kedua. (Erwita Hutami)