Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 26 November 2017 / 18:21 WIB

SURVEY POLTRACKING

Budi Gunawan Masuk Kandidat Potensial Cawapres 2019

JAKARTA,KRJOGJA.com - Pemilihan Presiden yang masih tersisa 1,5 tahun lagi, namun sejumlah figur calon Presiden terus bermunculan. Berdasarkan hasil Survei Nasional yang telah dilaksanakan Poltracking menunjukkan bahwa figur Jokowi (41,5%) dan Prabowo (18,2%) masih merupakan kandidat potensial Calon Presiden. 

Namun begitu, bermunculan juga figur-figur lainnya seperrti Agus Harimurti Yudhoyono/AHY (3,9%), Gatot Nurmantyo (3,1%), Anis Baswedan (3,0%), Budi Gunawan (0,3%), Muhaimin Iskandar (0,3%). Zulkifli Hasan (0,2%) dan Puan Maharani (0,1%). 

Sementara dalam survei figur calon Wakil Presiden, sejumlah nama baru terekam oleh publik dengan tingkat keterpilihan antara lain Budi Gunawan (4,3%). Nama Budi mampu melewati sejumlah tokoh politik seperti Puan Maharani (1,3%), Zulkifli Hasan (0,7%), Luhut Binsar Panjaitan (0,6%) dan Oesman Sapta Oddang (0,5%). 

Meskipun mencuat diantara figur calon Wakil Presiden lain, yang mayoritas adalah tokoh politik dengan memperoleh hasil survei cukup tinggi, namun sosok Budi Gunawan juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Dia merupakan tokoh Polri yang cukup disegani dan saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengapresiasi munculnya figur Budi Gunawan dalam hasil survei Cawapres yang dilaksanakan Poltracking. “Kami mengenalnya sebagai tokoh intelektual Polri dan tokoh reformasi di BIN, sehingga wajar bila namanya mencuat dalam hasil survei," ujarnya, Minggu (26/11/2017).

Ahmad Muzani yang juga anggota DPR Komisi I itu mengakui, sosok kharismatik, tegas dan peduli telah mengantarkan Budi Gunawan meraih karir yang gemilang. "Prestasi dan karyanya terus didedikasikan untuk kepentingan Bangsa dan Negara," ujarnya.

Dari hasil survey Poltracking juga terekam untuk preferensi pemilih partai politik. Jika  Pemilu Legislatif dilaksanakan hari ini maka PDIP memperoleh (23,4%), Gerindra (13,6%), Golkar (10,9%), PKB (5,1%), Demokrat (4,2%), Nasdem (3,0%), PKS (2,6%), PAN ( 2,1%), PPP (2,1%), Perindo (1,3%), Hanura (0,7%), PSI (0,7%) dan PBB (0,2%) 

Survey Nasional Poltracking ini dilaksanakan pada tanggal 8-15 Nopember 2017 lalu pada jumlah responden 2,400 orang dengan margin error 2%. Selain figur calon Presiden dan calon Wakil Presiden, survei ini juga menganalisa kinerja pemerintahan Jokowi – JK yang mencapai 70,5% dimana kurang puas 17,6% dan tidak tahu 11,9%. 

Selain itu dalam survei juga ditemukan persoalan utama masyarakat Indonesia, yaitu harga kebutuhan bahan pokok (44,9%) dan sulitnya mencari lapangan kerja (22,1%). Selebihnya berbagai masalah yaitu biaya berobat mahal 7,8%, biaya pendidikan 6,5%, sarana transportasi yang tidak memadai 4,6%. (Imd)