Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 22 November 2017 / 17:40 WIB

KPU Temanggung Tunggu Pendaftar Jalur Independen

TEMANGGUNG (KRjogja.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung masih menunggu calon perseorangan atau independen untuk mendaftar pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Temanggung 2018. Sejak diumumkan pendaftaran calon perseorangan pada Kamis (09/11/2017) lalu hingga Rabu (22/11/2017) belum ada calon perseorangan yang mengkonfirmasi untuk mendaftar.

"Kami masih menunggu calon perseorangan untuk mendaftar. Sampai saat ini belum ada yang tanya," kata Ketua KPU Kabupaten Temanggung Sudjatmiko, Rabu (22/11/2017).

Dia mengatakan pada pilkada saat ini, sosok yang ingin mendaftar melalui jalur perseorangan diperkirakan sepi. Beda dengan lima tahun lalu yang setidaknya ada sejumlah tokoh yang tertarik dan meski pada akhirnya hanya satu pasangan yang memenuhi persyaratan.

Walaupun nanti tidak ada yang mendaftar, diterangkannya tetapi menjadi tugas KPU untuk melayani masyarakat yang ingin mendaftar. Bila KPU tidak mempersiapkan pelayanan untuk calon perseoranan berarti KPU telah diskrimintif dan dapat kena sanksi.

Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung, Perencanaan dan Data, Arimurti Hendro mengatakan untuk maju pada jalur perseorangan dibutuhkan dukungan minimal sebanyak 43.460 warga yang tersebar di 11 dari 20 kecamatan yang ada di kabupaten Temanggung. Dukungan dibuktikan dengan foto copy e-KTP dan tersusun berdasarkan Desa dan Kecamatan.

“Syarat dukungan dalam bentuk softcopy excel dan hardcopy,” katanya sembari mengemukakan penyerahan dukungan mulai dilakukan 25 hingga 29 November mendatang.

Sementara itu Panwascam Bandongan Magelang melakukan sosialisasi pada masyarakat tentang larangan aparatur sipil negara, anggota TNI, Polri, Perangkat Desa, penyelenggara pemilu dan stafnya untuk mendukung calon perseorangan, yang diantaranya dengan menyerahkan E-KTP sebagai persyaratan dukungan.

"Kami sosialisasi dan mengingatkan pada perangkat desa, TNI, Polri, ASN yang ada di Kecamatan Bandongan untuk netral. Pada intinya mereka akan mematuhi aturan," kata Ketua Panwascam Bandongan  Gunawan Aris.

Dia mengemukakan salah satu aksi sosialisasi adalah dengan sasaran para pedagang di pasar desa, pasar kecamatan dan tokoh masyarakat, serta masyarakat lainnya. "Kami mencegah agar aparat penyelenggaran negara dan penyelenggara pemilu netral," katanya. (Osy)