DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 05 Agustus 2016 / 00:08 WIB

Kisah Bardi, Tukang Parkir Naik Haji

SEMUA itu pasti mungkin bagi seseorang yang mau berusaha dan yakin. Kalimat ini selalu dihayati bagi pasangan suami istri Bardi Syafii (54) dan Rumiyati (49) warga Cokrokusuman Baru Jetis Kota Yogyakarta. Layaknya cerita sinetron di layar kaca, pasutri ini bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun 17 Agustus 2016. Padahal, Bardi adalah tukang parkir di Jalan Mangkubumi tepatnya di selatan kantor Kedaulatan Rakyat.

"Saya mulai menyisihkan Rp 500 karena sudah niat dari sebelum punya uang ingin naik haji. Harga koran saat itu masih Rp 200. Saya sisihkan terus sampai akhirnya terkumpul tahun 2010 dan saya setorkan untuk mendaftar totalnya Rp 70 juta berdua dengan istri saya," ungkapnya pada KRjogja.com saat ditemui Kamis (04/08/2016).

Bardi memang tidak sendiri dalam berusaha, sang istri yang juga berniat naik haji membantu jerih payah suami dengan membuka kios lotek dan gado-gado tak jauh dari lokasi parkir sang suami. "Pokoknya niat membantu saja, biar bisa cepat naik haji," imbuh Rumiyati.

Kini keduanya sudah mantap dan menjalani semua persiapan sebelum berangkat haji termasuk manasik haji yang sudah dijalani hampir 8 bulan lalu. "Insyaallah tinggal berangkat saja nanti melalui bandar udara Adi Soemarmo Solo. Kemungkinan terbang 18 Agustus 2016, mohon doanya saja bisa mabrur," ungkap Bardi lagi.

Terkait uang saku untuk ibadah haji, Rumiyati menjawab dengan nada santai. "Penting berangkat dulu, sehat fisik dan siap mental kalau mikir 'sangu' nanti malah tidak jadi ibadah hanya belanja saja," pungkasnya tersenyum.

Keberhasilan pasangan suami istri ini hingga akhirnya naik haji pun diikuti dengan kesuksesan berkeluarga. Dua anak mereka sudah lulus kuliah di UII dan Sanata Dharma hingga sekarang dapat bekerja dengan strata yang jauh lebih tinggi dibandingkan Bardi. (Fxh)

Baca Juga : Tukang Parkir Naik Haji Ternyata Pernah 'Kualat' Nazar