Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 24 Oktober 2017 / 19:25 WIB

Rela Putus Sekolah Demi Merawat Ibu dan Jaga Adik

GROBOGAN, KRJOGJA.com - Cita-cita Serli Artia Dewi (12) untuk melanjutkan sekolah di SMP terpaksa harus tertunda. Ia memilih merawat ibunya Siti Arwah (33) yang mengalami gangguan syaraf hingga sempat lumpuh dan menjaga adiknya Selvi Nova Aryani yang masih berumur 4 tahun. Sedangkan ayahnya Fuad Arifin (36) bekerja sebagai buruh di luar Demak.

“Saya sebenarnya ingin melanjutkan sekolah. Tetapi saya tidak tega melihat ibu tiap hari terbaring di tempat tidur karena menderita sakit. Selain itu adik saya tidak ada yang menjaga. Sedangkan ayah saya bekerja di luar daerah,” tutur Serli ketika ditemui di rumahnya Desa Karanggeneng Kecamatan Godong, Grobogan, Selasa (24/10/2017).

Dikatakan, ibunya sakit sejak tujuh bulan lalu. Bahkan pernah tiga kali dirawat di RSD Raden Soedjati Purwodadi. Penyakit yang diderita ibunya itu datang tiba-tiba. Ketika itu ibunya bangun pagi, tangan dan kaki kanannya mendadak tidak bisa digerakan, serta tidak bisa bicara karena mulutnya sulit dibuka.

“Setelah kondisinya membaik, saya diizinkan pulang oleh dokter. Tetapi beberapa minggu kemudian, penyakit saya kambuh lagi ketika tengah mengantarkan Serli mendaftarkan sekolah di salah satu SMP di Kecamatan Godong. Saya kemudian dirawat di rumah sakit lagi,” ungkap Siti.

Diakuinya, selama tiga kali berobat di RSUD Raden Soedjati Purwodadi ia merasa tidak begitu terbebani biaya karena sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat. ”Saat ini saya sudah bisa bicara, kaki dan tangan juga sudah bisa digerakan sedikit. Tapi untuk berjalan, saya harus dibantu Serli atau tetangga, karena suami saya bekerja ke luar daerah.

Tiap hari Serli yang lebih banyak membantu mengurus kebutuhan Siti dan adiknya. Sebenarnya Siti sudah menyuruh Serli agar tetap sekolah, namun bocah tersebut tidak mau karena tidak tega melihat kondisi keluargaya yang seperti ini. (Tas)