DIY Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 19 Oktober 2017 / 01:11 WIB

Murai Silangan Impor dan Lokal Dibanderol Mahal

MURAI batu termasuk  jenis burung berkicau populer. Sebagian murai mempunyai ekor panjang, bahkan bisa sampai 36 sentimeter. Jenis murai ekor panjang seperti ini cocok dijadikan sebagai burung berkicau atau ocehan untuk klangenan. 

Menurut kicau mania asal Sedayu Bantul Zaenal Agus, murai dengan ekor panjang maksimal biasanya hasil kawin silang antara murai Singapura dengan lokal. Jenis ini banyak disenangi untuk dijadikan sebagai ocehan klangenan atau rumahan. Lain halnya dengan jenis ekor dengan panjang sedang atau pendek banyak yang cocok dijadikan sebagai burung lomba.

"Murai hasil silangan antara murai import asal Singapura dengan  yang lokal terutama asal Sumatera seperti Medan dan Aceh akan menghasilkan murai dengan ekor panjang. Setelah disapih dengan umur kisaran dua bulan, panjang ekor bisa 26 sampai 27 sentimeter. Sedangkan yang biasa atau lokalan biasa 18 sampai 20 sentimeter,” ungkap Zaenal, baru-baru ini.

Murai impor asal Singapura, sebutnya, mempunyai tampilan bodi lebih kecil dan  ekor panjang. Setelah dikawinsilangkan dengan lokal, ekor tetap masih bisa panjang namun bodi sudah agak lebih besar. Harga murai silangan ini masih lebih tinggi dibanding yang lokal. Suaranya indah  dan mudah gacor alias rajin berbunyi. Tak jarang umur dua bulan sudah dibanderol mahal, yakni antara Rp 15-20 juta per ekor. "Saya sedang berusaha bisa menjodohkan sepasang murai hasil silangan impor dengan lokal. Kalau yang  jenis lokal sudah mempunyai dua pasang,” jelasnya.

Ditambahkan Zaenal, kandang penangkaran murai sebaiknya dibuat modelpolier. Lebar satu meter, panjang dan tinggi dua meter.  Umur muraiyang akan dijodohkan biasanya sudah lebih dari delapan bulan. Awalnya saling dikenalkan dahulu, misalnya yang jantan ditempatkan dalam kandang polier dan betinanya ditempatkan di sangkar.

Lebih ideal lagi di dalam kandang dibuatkan kolam kecil berisi air dan ikan cethul. Ikan jenis ini punya kandungan protein tinggi dan sering dimakan murai. Fungsi kolam selain menambah suasana alami, juga tempat untuk mandi murai. Bahkan bisa membantu mengatur atau menstabilkan suhu di dalam kandang. (Yan)