Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 25 Agustus 2017 / 02:31 WIB

Pesan Nasionalisme dari Raimuna Nasional 2017

JAKARTA, KRJOGJA.com - Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka Tahun 2017 yang diikuti 15.000 Pramuka dari seluruh Indonesia telah usai Senin (21/8/2017) lalu. Tentu saja, agenda lima tahunan ini bukan sekadar pesta pora atau hura-hura. Di balik kemeriahannya, Raimuna Nasional membawa banyak pesan untuk kepentingan bangsa. Salah satunya adalah pesan nasionalisme.

“Yang paling penting dari bertemunya belasan ribu anak muda di Raimuna Nasional itu adalah mereka sadar betapa beragam dan kayanya negeri ini, sehingga mereka tersentuh untuk terus menjaganya dengan segenap jiwa raga. Sebab, mereka yang hadir di Raimuna Nasional adalah calon-calon pemimpin bangsa,” ungkap Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, Kamis (24/8/2017).

Adhyaksa menambahkan, di Raimuna Nasional, nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme ditanamkan melalui interaksi langsung dengan teman-teman yang berbeda suku, bahasa, budaya, bahkan agama. Sehingga, wawasan kebangsaan peserta Raimuna semakin luas dan rasa cinta mereka terhadap negara semakin tumbuh.

Misi nasionalisme dan kebhinnekaan di Raimuna Nasional juga tampak dalam setiap kegiatan yang digelar di even tersebut. Pentas seni, misalnya. Kegiatan yang dilaksanakan setiap malam ini menampilkan karya seni dan budaya dari seluruh provinsi di Indonesia. Peserta unjuk kebolehan dan mempromosikan pusparagam potensi dan ciri khas daerah masing-masing. Ada Tari Saman dari Aceh, Tari Raimuna dari Papua, Rampak Kendang dari Jawa Timur, Debus dari Banten, Tari Piring dari Sumatera Barat, dan lain-lain.

“Selain sebagai hiburan, penampilan seni dan budaya itu juga berfungsi menumbuhkan rasa bangga di dalam hati adik-adik peserta akan kekayaan budaya Indonesia. Bahwa warisan budaya itu harus dijaga sebaik-baiknya. Dengan sendirinya, rasa cinta Tanah Air atau nasionalisme mereka akan tumbuh,” tegas Adhyaksa. (*)