Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 07 Agustus 2017 / 02:30 WIB

Sempat 'Ditahan', Dana Bantuan Raimuna Akhirnya Cair

JAKARTA, KRJOGJA.com - Dana bantuan sebesar Rp 10 miliar untuk Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka yang sempat dibekukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, akhirnya dapat dicairkan. Kabar itu diperoleh setelah Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Soal anggaran sudah dapat dicairkan sebesar Rp 10 miliar. Senin (7/8/2017) proses pencairannya," kata Adhyaksa Dault usai memimpin upacara penghormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (6/8/2017).

Dana bantuan yang sempat dibekukan Kemenpora itu diperuntukkan bagi kegiatan Raimuna Nasional 2017 yang digelar Agustus ini. Dengan cairnya dana Rp 10 miliar tersebut, kini tak ada lagi kekhawatiran soal anggaran penyelenggaraan Raimuna Nasional. "Gimana mau dibekukan, soalnya ada 15.000 orang yang mau datang di sini. Kan semua anak bangsa yang mau menghadiri Raimuna," tandas Adhyaksa Dault.

Sebelumnya Menpora Imam Nahrawi meminta Adhyaksa untuk mengklarifikasi pernyataannya dalam sebuah acara yang pernah dihelat oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Nahrawi menyebut Adhyaksa pernah menyatakan dukungan untuk khilafah dan berujung dengan pembekuan dana bantuan kegiatan operasional Gerakan Pramuka sebesar Rp 10 miliar. "Tapi sekali lagi harus juga ada sikap yang lebih jelas lagi nanti tentang individual yang menolak Pancasila di dalam Pramuka sendiri," ujar Nahrawi.

Adhyaksa yang juga mantan Menpora itu mengaku telah bertemu Wapres Jusuf Kalla dan menyampaikan klarifikasi serta bantahan soal keterlibatannya di HTI. Namun ia memang belum menemui Menpora Imam Nahrawi. Ia menganggap persoalan pembekuan anggaran bantuan itu sudah selesai. "Menpora, saya kira dengan dicairkannya (anggaran) semua jadi sudah selesai," kata Adhyaksa.(Sim/Edi)