Peristiwa Agregasi    Minggu, 06 Agustus 2017 / 16:23 WIB

Pesawat Jatuh di Australia, AS Tunda Pencarian 3 Marinirnya

BEIRUT, KRJOGJA.com - Angkatan Laut dan Korps Marinir Amerika Serikat (AS) menangguhkan pencarian dan upaya penyelamatan tiga anggota Marinir yang hilang setelah pesawat mereka jatuh di laut lepas pantai timur Australia pada Sabtu 5 Agustus, kata Korps Marinir AS.

Korps Marinir mengatakan, mereka mengubah operasinya, untuk upaya pemulihan dalam koordinasi dengan Pasukan Pertahanan Australia. Operasi ini bisa berlangsung berbulan-bulan. Meski begitu, korps tersebut telah memberi kabar kepada keluarga dan kerabat dekat dari tiga anggota marinir yang hilang itu.

"Transisi ini ditetapkan setelah tim melakukan upaya pencarian menggunakan pesawat udara maupun kapal laut. Sesuai hukum laut, prosedur pemulihan akan dilakukan sebagai bagian proses pencarian menyeluruh melibatkan penilaian dan survei di area tersebut," demikian pernyataan Pasukan Ekspedisi Marineir III, yang berbasis di Okinawa, Jepang, seperti dilansir Reuters, Minggu (6/8/2017).

Dalam pernyataan tersebut, Korps Marinir AS menyampaikan, pihaknya tengah menyelidiki kecelakaan akibat kerusakan baling-baling pada pesawat MV-22 Osprey tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, pesawat Ospreys sendiri telah mengalami berbagai kecelakaan yang menewaskan para prajurit AS.

Sementara itu, 23 anggota lainnya yang berada dalam pesawat MV 22 Osprey tersebut telah diselamatkan. Otoritas Keadaan Darurat Australia menyatakan, salah satu anggota tersebut dibawa ke rumah sakit di Rockhampton, kawasan utara Queensland, namun tidak merinci keterangan lainnya. (*)