Olahraga Editor : Ivan Aditya Kamis, 27 Juli 2017 / 17:05 WIB

PSIM Libas Persatu 3 - 1

BANTUL, KRJOGJA.com - Laskar Mataram PSIM Yogyakarta berhasil mendulang poin penuh dalam laga kandang melawan Persatu Tuban, Kamis (27/07/2017) sore. PSIM mampu unggul 3 - 1 lewat gol Krisna Adi, Hendika Arga dan Rangga Muslim.

Memasuki awal laga, tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang. Trisula lini depan yakni Dicky Prayoga, Rangga Muslim dan Krisna Adi diinstruksikan menekan di sektor pertahanan Persatu.

Erwan menurunkan skuad terbaiknya yakni Ahmad Taufiq, Edo Pratama dibantu Said Marjan dan Riskal Susanto. Di tengah, Andi Kurniawan berduet dengan Raymond Tauntu untuk memberi kenyamanan pada Hendika Arga yang didorong sedikit bebas kedepan.

Baru memasuki menit ke-12 babak pertama PSIM berhasil unggul melalui Krisna Adi. Krisna mampu memanfaatkan bola muntah tepisan kiper Persatu Fajar Setiabudi hasil sepakan bebas Andi Kurniawan.

Pelanggaran di lima meter luar kota penalti diberikan wasit Very Permana lantaran Rangga Muslim dijatuhkan saat berusaha melakukan penetrasi. Bola keras lesakan Andi Kurniawan tepat mengarah ke gawang dan berhasil ditepis Fajar, namun bola jatuh tepat di posisi Krisna yang langsung mengirim plessing dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Selepas gol, jual beli serangan terus terjadi baik untuk tuan rumah maupun tamu. Persatu memang terlihat lebih sering menunggu dan berusaha melakukan serangan balik meski anak-anak PSIM terus menekan. Tak ada gol tercipta hingga 45 menit pertama.

Memulai babak kedua, tim tamu Persatu agaknya mulai berani keluar dan menguasai bola di wilayah pertahanan PSIM. Dhanu Rosadhe dan kawan-kawan mulai terlihat atraktif dengan mengarahkan bola pada penyerang Agung Suprayogi.

Namun alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Persatu malah kembali jebol. First time Hendika Arga Permana dari dalam kotak penalti setelah mendapat umpan dari Said Marjan di sisi kiri tak mampu diantisipasi Fajar dengan baik. Meski sempat ditepis namun bola terlampau deras dan malah bergulir masuk ke gawang sehingga papan skor berubah menjadi 2-0 tepat di menit ke-55.

Anak-anak Tuban langsung berusaha merespon melalui Panggah Madyantara yang mengirim shooting keras kaki kiri dari kotak penalti. Namun, kiper kawakan PSIM Ony Kurniawan berhasil menepis bola sembari menjatuhkan diri sehingga amanlah gawang tuan rumah.

Wasit Very Permana membuat keputusan kontroversial untuk tim tamu dengan memberikan tendangan penalti. Raymond dinilai melakukan pelanggaran pada Bima Boy Asmara meski terlihat gelandang PSIM tersebut mendahului mengambil bola.

Wasit tetap memberikan penalti menit ke-75 dan berhasil dieksekusi oleh Wira Hadi Kusuma. Papan skor pun berubah 2-1 masih untuk PSIM Yogyakarta.

Suasana sempat menegang di akhir laga saat Rangga Muslim sempat terlibat adu mulut dengan Crah Eka Angger. Penonton hampir terpancing di mana tak sedikit yang masuk ke shuttle ban. Kedua pemain diganjar kartu kuning oleh wasit.

Namun tak lama berselang tepatnya menit ke-90 Rangga seakan hendak menebus kesalahan dengan mencetak gol. Memanfaatkan terobosan Krisna, Rangga mampu mengelabuhi kiper Persatu dan menceploskan bola ke gawang yang sudah tak terjaga. Gol tersebut sekaligus membuat skor berakhir 3-1 untuk PSIM. (Fxh)