DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 09 Juli 2017 / 11:20 WIB

Pemkot-KAI Fokus Tata Pedestrian

YOGYA, KRJOGJA.com - Kendati sudah melakukan pertemuan bersama, namun Pemkot Yogya maupun PT KAI Daop 6 Yogya masih belum bisa menentukan nasib pedagang. Khususnya para pedagang di Jalan Pasar Kembang yang terdampak penertiban. Pemkot dan KAI saat ini masih fokus untuk menata pedestrian di kawasan tersebut.

“Penertiban itu berkaitan dengan tanah atas pengelolaan KAI. Terhadap keberadaan pedagang yang ditertibkan itu, tetap kami pikirkan. Bahkan kami juga meminta supaya KAI ikut memikirkan,” jelas Walikota Yogya Haryadi Suyuti, Sabtu (8/7), terkait pertemuan dengan jajaran PT KAI Daop 6 Yogya di Balaikota.

Oleh karena itu, menurut Haryadi, opsi terhadap nasib pedagang selanjutnya juga belum bisa dipastikan. Namun, lokasi yang saat ini sudah rata dengan tanah tidak akan bisa dimanfaatkan untuk berjualan. Lokasi tersebut akan dikembalikan fungsinya sebagai trotoar sehingga harus bebas dari aktivitas perdagangan maupun parkir.

Sementara Deputi Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogya Ida Hidayati mengaku, persoalan pedagang sebenarnya bukan menjadi kewenangan KAI. Apalagi selama ini para pedagang tersebut melakukan usaha di atas lahan yang dikelola KAI, namun tidak ada ikatan dengan KAI. Kendati begitu, pihaknya tetap akan turut serta memberikan solusi. “Masalah pedagang, kami ajukan ke pusat melalui Direktur Pengelolaan dan Aset PT KAI Pusat. Seperti kita ketahui, mereka berdagang bukan pada tempatnya,” jelasnya.

Selain itu, barang-barang milik pedagang yang ditertibkan juga terdata dengan baik. Bahkan hingga diantarkan sampai ke tempat yang diminta pedagang seperti ke Sragen, Dieng, Wonosari serta Magelang. (Dhi)