Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Kamis, 22 Juni 2017 / 08:15 WIB

Kantongi Izin Prinsip dari BKPM, Facebook Bakal Wudukan Usaha Baru

JAKARTA,KRJOGJA.com -  Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Facebook mengajukan izin pendirian badan usaha tetap (BUT) ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, Facebook telah mengantongi izin prinsip dari BKPM. Sejalan dengan itu, Facebook juga tengah mengurus perizinan lain.

"Memang setahu saya Facebook sudah kantongi izin prinsip dari BKPM. Sekarang sedang memenuhi syarat-syarat di Pemerintah Daerah DKI. Seperti izin lokasi dan sebagainya. Sejauh ini saya lihat itikad baik dan semangat positif dari Facebook untuk menjadi pelaku yang responsif dan bertanggung jawab," kata dia di Gedung BEI Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Meski demikian, Thomas tak menjelaskan bidang usaha apa yang bakal dikembangkan Facebook di Indonesia. Pastinya, Facebook dinilai memiliki niat baik menjalankan bisnis di Indonesia.

"Soal bidang usaha, masih dalam proses antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan BKPM. Tapi itu kan hanya masalah teknis. Yang kami pedulikan adalah hal-hal kongkret seperti dunia perpajakan, konten bertanggung jawab. Jadi jangan terlalu tenggelam di hal-hal teknis klasifikasi bidang usaha," jelas dia.

Thomas menuturkan, saat ini pemerintah berniat mendorong industri digital supaya berkontribusi pada perekonomian. Keberadaan Facebook di Indonesia membuka peluang usaha.

"Pemerintah pasti akan menggiring industri digital menuju arah yang memaksimalkan menciptakan lapangan kerja, kesempatan peluang bisnis bagi pengusaha lokal, banyak UKM dan pengusaha yang jualan di Facebook, Instagram jadi medsos menjadi sarana penting bagi UKM," tutup dia.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati sebelumnya perusahaan-perusahaan internet atau teknologi yang berbisnis dan memperoleh penghasilan di Indonesia memiliki kewajiban membayar pajak. "Pada prinsipnya, kalau ada operasi di sini yang menghasilkan penerimaan, dia menjadi objek pajak," tegas dia.(*)