Jateng Editor : Danar Widiyanto Kamis, 25 Mei 2017 / 11:26 WIB

Widya Tetap Konsen Kembangkan Batik Kendal

KENDAL,KRJOGJA.com - Tidak lagi menjabat Bupati Kendal bukan berarti berarti berhenti mengembangkan dan mengenalkan potensi Kabupaten Kendal. Widya Kandi Susanti Bupati Kendal periode 2010-2015 saat ini tengah mengembangkan batik kendal dengan mengikuti pameran di berbagai daerah. Selain mengenalkan dan memasarkan batik Kendal yang merupakan temuannya saat menjabat sebagai Bupati berupa kain, hobinya mendisain baju menjadikan tampilan batik kendal lebih menawan.

"Batik Kendal dengan sentuhan alam dan merupakan batik pesisiran lain dari kebanyakan fan berpotensi menjadi besar, saya akan terus kembangkan," ujar Widya saat di temui di sebuah pameran di Semarang Kamis (25/5/2017).

Dirinya mengaku sudah mengikuti beberapa pameran yang digelar di beberapa daerah dan juga di Jakarta. Satu tujuan Widya agar batik Kendal semakin dikenal di masyarakat luas."Batik Kendal ini berpotensi untuk menjadi besar dan dikenal masyarakat luas, dengan beberapa kali saya mengikuti pameran sudah ada pemesan dan langsung minat membeli beberapa koleksi batik kendal seperti peminta batik dari Jakarta, Surabaya, Senarang, Jepara bahkan dari Solo dan juga Yogyakarta," lanjutnya.

Saat ini peminat batik Kendal baik dalam bentuk kain maupun sudah menjadi baju rancangannya semakin banyak. Widya saat sedang membangun Galeri Batik Kendal sebagai ruang pamer Batik Kendal dan juga batik lain rancangannya. Saat ini rumahnya yang berada di Kelurahan Ketapang Kecamatan Kendal digunakan sebagai workshop dan tempat produksi.

Nur Imas salah seorang penggemar batik mengaku koleksi C n C batik milik Widya lain dari yang lain terutama rancangan yang ditampilkan. "Modelnya bagus dan unik dan harganya tidak mahal terjangkau sesuai dengan hasil rancanganya sendiri, jadi gak banyak dipasaran,"ujar Imas.

Rancangan mantan Bupati itu menurut Imas juga bisa dipakai remaja seperti dirinya. "Tidak ada kesan tua atau kuno untuk koleksi dari c n c batik, saya mewakiki generasi muda aja suka," lanjutnya. (Ung)