Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 17 Mei 2017 / 14:50 WIB

Lalin Semrawut, Pemkab Akan Bangunan Terminal Kemiri

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menggagas pembangunan terminal di Kecamatan Kemiri. Terminal tipe C yang diwacanakan di kompleks Pasar Kemiri itu untuk mengatasi semrawutnya lalu lintas (lalin) di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo Drs Agus Budi Supriyanto MM mengatakan, gagasan pembangunan terminal di Kemiri mengemuka sejak tahun 2012. "Sebetulnya wacana lama, masyarakat memang beberapa kali usul ke kecamatan. Dalam musrenbang juga pernah dibahas," tuturnya kepada KRJOGJA.com, Rabu (17/5/2017).

Pemerintah menangkap usulan tersebut dengan melakukan rapat kajian. Dishub melibatkan unsur kecamatan untuk menentukan lokasi terbaik yang layak dibangun terminal.

Menurutnya, beberapa pihak mengusulkan terminal dibangun di bangunan bekas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kemiri milik Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Purworejo. Bangunan tidak berfungsi karena minimnya pedagang yang mau menyembelih ternah di RPH Kemiri. Dishub juga melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Purworejo untuk mengkaji apakah RPH Kemiri masuk cagar budaya.

Hasil kajian bersama dinas terkait, lanjutnya, bangunan RPH seluas 1.300 meter persegi itu tidak masuk dalam cagar budaya. "Sehingga bisa dialihfungsikan menjadi terminal. Harapan kami, tahun 2018 terminal Kemiri bisa difungsikan," ucapnya.

Camat Kemiri Sumarjana menambahkan, semrawutnya lalin Pasar Kemiri karena banyak angkutan desa mangkal di kawasan itu. Kondisi diperparah banyaknya kendaraan angkutan barang yang melakukan aktivitas bongkar muat.

Kecamatan Kemiri, katanya, merupakan jalur yang padat karena dilintasi angkutan jurusan Bruno, Pituruh dan Kutoarjo. Selain itu, beberapa angkutan umum wilayah Kebumen juga mengambil trayek lewat Kemiri.(Jas)