DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 10 Mei 2017 / 13:51 WIB

Boediono: Memang Sulit, Tapi Negara Harus Hadir dan Bertindak

SLEMAN,KRJOGJA.com - Indonesia masih mengjadapi problematika kemiskinan dan inequality, perbedaan pendapatan antara si kaya dan si miskin, yang begitu problematis.

Wakil Presiden RI ke-11, Prof Boediono, menekankan bahwa keadaan tersebut membutuhkan peran negara untuk turut serta secara konsisten.

"Memang sulit, mudah dikatakan tapi sulit dipraktekkan. Namun negara tetap harus hadir dan bertindak. Mendistribusikan kembali aset dan kesejahteraan kepada semua warga secara manusiawi," ungkap Boediono dalam Mubyarto Forum di FEB UGM, Rabu (10/05/2017).

Boediono kemudian menekankan bahwa program-program distribusi kesejahteraan selayaknya dilakukan secara kontinu dan sistemik. Program pengembangan sumber daya manusia, baik di bidang kesehatan, gizi, hingga pendidikan, menjadi kunci bagi tujuan tersebut.

"Dari situlah strategi besar itu sendiri harus dirumuskan. Tentu dengan disertai kualitas dan efektifitas birokrasi," pungkasnya. (Mg-21)