Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 28 April 2017 / 12:36 WIB

24.000 Pemohon Masuk Daftar Tunggu E-KTP

SRAGEN, KRJOGJA.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen telah menerima 1000 keping blangko E-KTP dari pusat. Namun, jumlah itu dinilai masih belum mencukupi daftar tunggu cetak E-KTP Sragen yang saat ini mencapai 34.000 jiwa.

Kepala Dispendukcapil Sragen, Wahyu L Wiyanto Jumat (28/04/2017) mengungkapkan, 10.000 keping itu sudah diterima pekan lalu. Tapi mengingat jumlahnya terbatas, pencetakan masih harus menunggu disposisi dari bupati terlebih dahulu. Keterbatasan jumlah itu juga memaksa harus dilakukan pembagian secara merata ke 20 kecamatan.

Tidak hanya itu, nantinya pencetakan juga akan diprioritaskan untuk data hasil perekaman paling lama sampai bulan Oktober terlebih dahulu. "Rencananya nanti cetak dibarengkan dengan droping 20 alat cetak ke kecamatan sekaligus launching pelayanan online di kecamatan. Mungkin bulan Mei besok bersamaan Hari Jadi Sragen," ujar Wahyu.

Wahyu menjelaskan, kendati 10.000 keping blangko telah diterima, namun masih ada 24.000 daftar cetak yang harus menunggu droping blangko berikutnya dari pusat. Saat ini jumlah data perekaman siap cetak (print ready record-PRR) Sragen sudah mencapai 34.000.

Untuk 10.000 keping yang ada, nantinya akan dibagikan ke kecamatan berikut daftar PRR sampai bulan Oktober yang masuk prioritas. Kecamatan diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu datanya sebelum dicetak untuk memastikan data aktif serta tidak ada perubahan status.

"Jadi list itu nanti nggak serta merta dicetak. Tapi dicek lagi apakah orangnya masih ada, apakah ada status yang berubah. Jangan sampai sudah terlanjur dicetak tapi orangya meninggal atau sudah pindah," jelasnya.

Ditambahkan Wahyu, untuk kekurangan 24.000 yang belum dicetaj, sesuai janji dari pemerintah pusat, nantinya akan dikirim setelah pengadaan selesai. Saat ini kekurangan blangko seluruh nasional masih ada 18,9 juta keping. Untuk kebutuhan darurat, sementara masih bisa menggunakan surat keterangan (Suket) yang dibuat sebagai pengganti sementara E-KTP. (Sam)