DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 28 April 2017 / 11:55 WIB

Stasiun Karantina Blusukan ke Beringharjo, Temukan Teri Berformalin

YOGYA, KRJOGJA.com - Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta, Jumat (28/4/2017) melakukan 'blusukan' ke Pasar Beringharjo Yogyakarta. Mereka melakukan pengecekan pada ikan yang dijual para pedagang untuk memastikan ada atau tidaknya kadar formalin dalam ikan di pasar tersebut.

Maria Theresia, Kepala Sub Seksi Pelayanan Stasiun Karantina Yogyakarta mengatakan dalam agenda tersebut pihaknya memberikan fasilitas pengujian gratis bagi pedagang dan pembeli ikan yang tengah berada di Beringharjo. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk respon adanya kekhawatiran keamanan produk ikan bagi kesehatan.

"Kita merespon adanya kekhawatiran keamanan produk ikan bagi kesehatan yakni adanya bahan pengawet berbahaya seperti formalin. Kita lakukan uji di mana penjual dan pembeli gratis melakukan pengujian pada ikan dagangannya," ungkapnya.

Dalam pengujian yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini, Stasiun Karantina masih menemukan adanya formalin khususnya pada produk ikan teri dan jambal yang dijual beberapa pedagang. "Ternyata masih ada kita temukan ikan berformalin yakni produk teri dan jambal dari beberapa pedagang di Beringharjo. Namun memang ikan-ikan ini berasal dari luar DIY," ungkapnya.

Atas adanya temuan tersebut, Stasiun Karantina hanya bisa memberikan pembinaan pada para pedagang dan memberikan pemahaman bahaya formalin untuk manusia. "Kita bina dan harapannya sangat jelas agar mereka jangan menjual lagi ikan dengan formalin karena bahaya bagi manusia," lanjutnya. (Fxh)