Jateng Editor : Agus Sigit Rabu, 08 Maret 2017 / 16:13 WIB

Sukoharjo Ikut Simulasi UNBK

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Siswa SMA/SMK di Sukoharjo selesai mengikuti pelaksanaan simulasi Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK). Dalam pelaksanaan tersebut siswa diajarkan tentang tata cara teknis mengerjakan soal ujian dengan menggunakan komputer dan tidak lagi memakai kertas tertulis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Rabu (8/3) mengatakan, pihaknya merencanakan dua kali simulasi terhadap siswa disemua SMA/SMK. Simulasi pertama telah selesai digelar beberapa waktu lalu. Sedangkan yang kedua direncanakan akan dilakukan pada Maret ini sebelum ujian digelar.

Pada pelaksanaan simulasi UNBK pertama tidak ditemukan kendala yang menghambat. Meski demikian catatan diberikan berkaitan dengan jaminan listrik. Sebab selama pelaksanaan ujian komputer dan perangkatnya harus tetap menyala.
Terkait jaminan listrik maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo akan mengirimkan surat ke PLN Sukoharjo. Selama UN diharapkan tidak terjadi pemadaman dan listrik tetap menyala.

Darno mengatakan, jaminan listrik sangat penting karena tidak semua sekolah memiliki kelengkapan genset. Kalaupun ada genset belum mampu memberikan kebutuhan listrik untuk menggelar ujian. “Persiapan terus dilakukan termasuk menggelar simulasi UNBK kepada semua siswa SMA/SMK. Mereka harus dipersiapkan karena ada peralihan ujian dari sebelumnya tes tertulis kertas sekarang menggunakan komputer,” ujar Darno.

Catatan juga diberikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo berkaitan dengan ketersediaan komputer dan ruang. Sebab kondisi dimasing masing sekolah berbeda. Darno mencontohkan, ada sekolah yang memiliki kecukupan kelengkapan UNBK seperti komputer dan ruanganya. Namun disisi lain ada sekolah masih kekurangan dan membutuhkan bantuan.

Terkait kondisi tersebut maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo mengambil kebijakan dengan penempatan silang. Artinya siswa bisa menggunakan komputer dan ruang di sekolah lain. “Untuk UNBK SMK digelar lebih dulu maka bisa saja siswa SMK menggunakan komputer dan ruang di SMA atau SMP. Semuanya saling membantu menggunakan sistem silang,” lanjutnya.

Seperti diketahui jadwal UN digelar untuk tingkat SMP/SMA/MA/SMK dilaksanakan mulai April hingga Mei. Untuk SMK dimulai 3 – 6 April, SMA/MA 10 – 13 April, SMP/MTs gelombang pertama 2,3,4 dan 15 Mei dan gelombang kedua 8,9,10,16 Mei. (Mam)