Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 08 Juli 2016 / 22:10 WIB

Gubernur Ganjar Pranowo Canangkan Desa Tangguh Bencana

PURWOREJO (KRjogja.com) – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) H Ganjar Pranowo SH SIP mengajak masyarakat untuk mengikuti berbagai pelatihan tentang bencana alam. Hal ini dilakukan agar masyarakat tanggap akan terjadinya bencana sehingga dapat terhindar, atau paling tidak dapat meminimalisir korban jiwa.

“Nanti BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang akan memberikan pelatihan, hingga tingkat kampung,” katanya pada  halal bi halal bersama warga korban bencana alam di Dusun Caok Desa Karangrejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Jumat (8/7).

Pada kesempatan itu Gubernur Ganjar Pranowo juga memberikan santunan kepada keluarga korban bencana. Bantuan diberikan dalam bentuk uang masing-masing untuk keluarga 43 korban meninggal dunia dan 3 korban hilang, rumah rusak total dan berat serta korban yang mengalami luka-luka, keseluruhan sebesar Rp 737.500.000. Para korban bencana ini merupakan warga dari berbagai desa yang tertimpa bencana longsor dan banjir di seluruh wilayah Purworejo.

Para korban ini menurut Ganjar Pranowo, berdomisili di daerah rawan bencana alam, sehingga perlu latihan bersama dalam menghadapi setiap kejadian bencana. “Kita hidup di tengah lingkungan alam yang rawan bencana. Kita harus berlatih bersama-sama (satu dusun) agar dapat terhindar dari bencana. Kita bentuk desa tangguh bencana,” tegas Ganjar Pranowo.

Selain itu Ganjar Parnowo juga meminta kepada keluarga korban untuk bersedia di relokasi di tempat yang aman, mengingat selama ini korban tinggal di daerah rawan bencana, khusnya tanah longsor. (Gnr)