Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 10 Desember 2016 / 10:49 WIB

Gagal Buka Brankas, Perampok Berpistol Gasak Rokok

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Aksi perampokan terjadi di minimarket berjejaring di Jalan Wonosari-Yogya Km 9 Dusun Sambipitu, Bunder, Patuk, Gunungkidul, Jumat (09/12/2016) dinihari. Perampok yang berjumlah 3 orang itu menodongkan pistol dan senjata tajam ke arah dua karyawan yang berjaga. Setelah gagal membuka brankas, mereka merampas sejumlah dagangan di minimarket, seperti cokelat dan rokok.

Tak hanya merampas barang dagangan, para pelaku juga melukai karyawan minimarket, Joko Nugroho (26) hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Joko terluka karena dilempar mesin hitung oleh pelaku yang emosi lantaran gagal membuka brankas. Aksi mereka terekam kamera CCTV minimarket.

“Ketiga pelaku hanya menyikat barang dagangan dan kabur ke arah Wonosari,” kata korban Joko Nugroho di lokasi kejadian.

Menurut korban Joko, pagi itu dia tengah berjaga bersama seorang karyawan lain. Sekitar pukul 03.50 WIB, dia didatangi tiga orang yang menggunakan mobil warna putih diparkir agak jauh dari minimarket. “Tiga orang pelaku itu mengenakan masker untuk menutup wajahnya. Setelah masuk ke minimarket, mereka langsung meminta menunjukkan brankas tempat menyimpan uang,” jelas Joko.

Dikatakan, saat itu brankas terkunci dan kuncinya dibawa kepala toko. “Saya katakan kepada mereka, kunci brankas dibawa kepala toko,” imbuhnya.

Pernyataan Joko itu membuat pelaku emosi. Menurut Joko, karena para pelaku tidak bisa membuka brankas, mereka kemudian menyerang Joko dengan melemparkan mesin penghitung uang. Pelaku juga menodongkan pistol dan senjata tajam. Namun karena memang tak membawa kunci brankas, tetap saja Joko tak bisa membukanya.

“Para pelaku emosi. Mereka langsung mengambil barang-barang dagangan setelah gagal membuka brankas. Mereka meminta rokok dan cokelat,” jelas Joko.

Akibat dianiaya pelaku itu, Joko mengalami luka di kepala. Setelah para pelaku kabur, dia pun kemudian dibawa rekannya ke rumah sakit. Sedangkan kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Patuk. Tak berselang lama, aparat datang untuk melakukan olah TKP.

Kapolsek Patuk Kompol Mugiman ketika dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus perampokan ini. Termasuk menyelidiki senjata yang digunakan pelaku apakah benar senjata api atau hanya mainan untuk menakut-nakuti korban. “Kita berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gunungkidul untuk menyelidiki kasus ini,” terangnya. (Pur)