DIY Editor : Agung Purwandono Rabu, 26 Oktober 2016 / 12:40 WIB

Jual Bangunan Cagar Budaya? Dinas Kebudayaan Siap Membeli

YOGYA (KRjogja.com) -  Jika ada pihak yang akan menjual Bangunan Cagar Budaya sebaiknya dijual kepada Dinas Kebudayaan DIY saja. Dengan begitu jbangunan tersebut akan dirawat dan dipergunakan dengan baik demi kepentingan bersama.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Kebudayaan DIY Drs Umar Priyono saat menjawab pertanyaan salah seorang peserta yang hadir di talkshow heritage yang bertema 'Pelestarian Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Masa Kolonial di Jogja' di Museum Beteng Vrederburg, Selasa (25/10/2016).

"Pak, bagaimana jika ada Bangunan Cagar Budaya milik perseorangan yang dijual? Apa tindakan dari pemerintah atau BPCB?" begitu kira-kira isi pertanyaannya. Umar Priyono menjawab bahwaBCB bisa dijual, tapi dijualnya ke dinas saja, karena akan dirawat dan dipergunakan dengan baik demi kepentingan bersama. "Tentu kami membelinya dengan appraisal yang menguntungkan kedua belah pihak." tegasnya.

BCB lain yang turut dibahas ketika talkshow ialah bangunan stasiun. Banyak audience yang konsen terhadap keberadaan stasiun di sekitar daerah tempat tinggal mereka yang kurang terawat, seperti stasiun Palbapang, Bantul Kota, dan Kulonprogo. Stasiun-stasiun ini merupakan bekas stasiun lama yang kini sudah tidak dipergunakan lagi dan keadaannya nampak memprihatinkan.

Menanggapi pertanyaan sekaligus pernyataan tentang bangunan bekas stasiun, Eko Budiyanto, selaku Manajer Humas DAOP 6 PT KAI yang malam itu turut hadir sebagai narasumber pun mencoba menjawab bahwa pihaknya akan segera memperbaiki dan mengurus bekas-bekas stasiun tersebut. Bahkan sempat ada wacana untuk menghidupkan kembali beberapa jalur kereta api sehingga stasiun-stasiun tersebut bisa dipakai kembali. (MG-03)