Ekonomi Agregasi    Selasa, 18 Oktober 2016 / 22:05 WIB

Total Aset Negara Rp 1.800 Triliun

JAKARTA (KRjogja.com) - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Sonny Loho menuturkan, hingga saat ini pemerintah memiliki total aset yang sangat besar. Apabila dijumlahkan, nilainya pun mencapai Rp1.800 triliun. 

"Berapa tahun itu aset negara hampir USD100 juta. Kalau value-nya Rp1.700-Rp1.800 triliun, dikurangi penyusutan. Yang sampai sekarang kita punya itu BMN (Barang Milik Negara), tanah, gedung, bangunan mesin peralatan sekitar Rp1.700 hingga Rp1.800 triliun," tuturnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Aset ini akan digunakan sebagai underlying asset untuk penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Aset ini nantinya akan dimanfaatkan untuk penerbitan SBSN sepanjang tahun tahun 2017. "Kalau selama ini di underlying sukuk kan tanah bangunan, dan kalau ada proyek. Tapi dilihat, tanah bangunan kan dihitung pas 2007-2011 jadi mungkin harganya kan harga waktu itu, jadi mungkin terlalu rendah, jadi diminta revaluasi ulang," tuturnya. 

Dari BMN yang diajukan, nantinya akan dilakukan pengecekan kembali. Namun, belum diketahui metode apa yang digunakan karena besarnya jumlah aset pada berbagai daerah di Indonesia. "Namun yang diajukan kan ada 9.900 BMN dari yang dulu 14 ribu. Itu kan mesti keliling ke Indonesia ngecek nilai, itu kan perlu biaya. Nanti kita tanya metodenya gimana," tutur Sonny. (*)