DIY Editor : Danar Widiyanto Senin, 03 Oktober 2016 / 20:02 WIB

Dua Paslon Jalani Tes Kesehatan Jasmani dan Bebas Narkotika

KULONPROGO (KRjogja.com) - Empat kandidat atau dua pasangan calon  (paslon) bupati dan wakil bupati pilkada 2017 menjalani tes kesehatan, Senin (03/10/2016) dan Selasa (04/10/2016) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Wates. Hari pertama tes kesehatan berjalan lancar.

Tes kesehatan diawali dengan briefing yang sempat molor 1/2 jam karena harus menunggu salah satu kandidat yang terjebak macet. Usai briefing dilanjutkan pengambilan darah, sampel urine, dan rambut. Pemeriksaan kesehatan hari pertama meliputi tes jasmani dan bebas narkotika, sedangkan Selasa (04/10/2016) tes kesehatan rohani.

Direktur RSUD Wates dr Lies Indriyati SpA menjelaskan, pelaksanaan tes kesehatan pilkada 2017 ini berbeda dengan pilkada yang lalu. "Kami saat ini membentuk tim kesehatan, dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Pusat (BNNP), Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), maupun Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Untuk tes bebas narkotika kami membutuhkan banyak urine dan juga rambut, khusus sampel rambut akan dikirim ke Jakarta," kata Lies sembari menyatakan bahwa hasil akan diserahkan ke KPU pada 5 Oktober.

Disampaikan Ketua KPU Kulonprogo Muh Isnaini, setelah perpanjangan pendaftaran, akhirnya total ada 2 paslon. "Kedua paslon pada 3 dan 4 Oktober mengikuti tes kesehatan, meliputi jasmani, rohani, dan bebas narkotika. Kami bekerjasama dengan IDI, BNNP, HIMPSI. RSUD membentuk tim untuk pelaksanaan itu," kata Isnaini yang hasil tes kesehatan akan diserahkan ke KPU 5 Oktober, dan KPU akan meverifikasi syarat paslon pada 7 dan 8 Oktober.

Baik Hasto Wardoyo maupun Zuhadmono mengaku siap menghadapi tes kesehatan selama dua hari. "Saya tidak begadang sejak dua hari lalu, untuk mempersiapkan tes kesehatan," kata Hasto. Hal senada juga dikemukakan Zuhadmono. "Kami juga siap menjalani serangkaian tes kesehatan," ujarnya. (Wid)