Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 12 Juli 2019 / 18:43 WIB

Bhikkhu Beberapa Negara Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting

MAGELANG, KRJOGJA.com - Sebanyak 1.000 peserta mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) Tahun 2019 yang dilaksanakan di areal Taman Lumbini kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Magelang. Kegiatan yang berlangsung Jumat (12/07/2019) hingga Minggu (14/07/2019) ini dibuka Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Caliadi SH MH, Jumat (12/7/2019).

Ketua Penasihat Panitia ITC 2019, yang sekaligus Sanghapamokha atau Kepala Sangha Theravada Indonesia (STI) Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, kepada wartawan usai acara pembukaan mengatakan peserta tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga Bhikkhu dari beberapa negara, seperti Singapura, Thailand, Vietnam dan Banglades. Rangkaian ITC ini akan ditutup dengan dilaksanakannya acara Asadha Agung di pelataran barat Candi Borobudur, Minggu (14/07/2019) sore.

Asadha Agung ini memperingati waktu penyampaian khutbah yang pertama oleh Sang Buddha Gautama kepada 5 muridnya yang pertama di Taman Kijang dekat Kota Benares. "Itu terjadi di Bulan Purnama di Bulan Juli," katanya.

Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI secara terpisah kepada wartawan mengatakan ITC ini tujuannya dalam rangka meningkatkan keyakinan bagi masyarakat Buddhis Indonesia, khususnya Sangha Theravada Indonesia. Juga dalam rangka bagaimana implementasi kegiatan ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ketua Panitia ITC Tahun 2019 Bhante Guttadhammo Thera diantaranya berharap dengan dibacakan Tipitaka Chanting ini agar dapat lebih memahami, mengerti dan untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. "Sehingga pandangan keliru kita bisa berkurang, bahkan bila mampu dapat mengikis dan melenyapkan pengotor batin, keserakahan, kebencian, kebodohan, kemarahan, mudah tersinggung, kekakuan maupun lainnya," katanya.

Dikatakan, peminat acara ITC Tahun 2019 sangat banyak. Pendaftaran yang dilakukan lewat website, yang dibuka awal Bulan Maret lalu, pada akhir Bulan Maret sudah terpenuhi dan 1.000 peserta yang diterima. (Tha)