Olahraga Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Juli 2019 / 18:50 WIB

Pelatih Persebaya Sayangkan Bonek Tak Boleh Ada di Maguwoharjo

SLEMAN, KRJOGJA.com - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyayangkan timnya harus bertanding tanpa Bonek Mania di laga kontra tuan rumah PSS, Sabtu (13/7/2019) malam. Djanur, sapaan akrab Djajang menilai Bonek merupakan pemain ke-12 Persebaya yang sangat penting mengiringi perjalanan timnya selama ini. 

Djanur mengungkap sebenarnya ada kedekatan antara suporter PSS dan Persebaya yang dia ketahui terjalin selama ini. Pun, jarak antara Surabaya dan Yogyakarta yang tak terlalu jauh menurut Djanur akan menjadi nilai plus yang membuat banyak Bonek akan datang secara langsung. 

“Saya tau jarak Surabaya-Jogja tidak terlalu jauh, sayang sekali kalo mereka (Bonek) tidak boleh. Pasti kalau boleh banyak yang datang mensupport kami. Jadi sangat disayangkan sekali,” ungkapnya pada wartawan Jumat (12/7/2019). 

Djanur menilai, di masa saat ini seharusnya penyelenggara melihat perubahan positif Bonek yang berbenah luar biasa. Sambutan laga dengan kekhawatiran berlebih menurut dia tak lagi harus dilakukan. 

"Ya itu mungkin bentuk ketakutan pihak Panpel. Seharusnya tidak takut melihat jejak Bonek kebelakang seperti ini sebetulnya tidak perlu takut lagi,” sambung Djanur. 

Sebelumnya diberitakan dalam pertandingan PSS vs Persebaya, panpel tidak menjatahkan tiket untuk suporter Persebaya. Adanya surat keberatan dari warga sekitar stadion terkait kedatangan suporter tandang menjadi penyebab rekomendasi keamanan dari kepolisian. 

Panpel sendiri sebenarnya di awal mempersiapkan tiket untuk Bonek Mania menyaksikan langsung pertandingan di Maguwoharjo. Namun, rekomendasi keamanan membuat alokasi tersebut tak jadi diberikan. (Fxh)