Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Juli 2019 / 18:31 WIB

Pergerakan Jemaah ke Mekkah, Disiapkan 10 Bus Tiap Kloter

MADINAH, KRJOGJA.com - Masa tinggal di Madinah untuk kloter awal jemaah haji Indonesia akan segera berakhir. Ditargetkan dengan masa tinggal sekitar sembilan hari, jemaah sudah dapat melaksanakan Salat 40 waktu di Masjid Al Haram Nabawi atau Salat Arbain.

Nantinya, tiga kloter awal yang didorong ke Mekkah akan diawali pada Minggu (14/7/2019), yakni SUB 1, BTH 1 dan 2. Disiapkan 10 bus untuk tiap kloter tersebut.

"Pendorongan jemaah akan terus dilakukan hingga selesainya seluruh jemaah pada gelombang pertama. Penentunya masa tinggal di Madinah," sebut Kasi Transportasi Daker Madinah Fitsa Baharuddin, Jumat (12/7/2019).

Sejumlah kendala diakui Fitsa memang ditemukan di lapangan. Seperti pada jemaah sistem fast track, banyak jemaah yang memasuki bus tidak sesuai rombongan. Alhasil, ada beberapa rombongan dalam satu bus yang tentu agak menyulitkan untuk pembagian kamar dan lainnya.

"Tentu menyulitkan saat akan masuk hotel karena penyerahan hotel melalui ketua rombongan," ucap Fitsa.

Namun demikian lanjut Fitsa, sejauh ini sejauh ini berbagai kendala yang ada dapat diatasi dan tidak menjadi hambatan. Saat ini pihaknya juga sedang konsentrasi menyiapkan sarana transportasi untuk ke Mekkah yang dialokasikan satu bus untuk tiap rombongan maksimal 50 orang.

Fitsa juga mengingatkan terkait barang bagasi bawaan jemaah saat pergerakan ke Mekkah ini jangan sampai melebihi. Sebab kapasitas bagasi di bus sangat terbatas. Ia meminta jemaah jangan membawa bagasi berlebihan sehingga semua bisa terangkut dan tidak tertinggal.

Disiagakan armada dari enam perusahaan bus sekitar 3-4 jam sebelumnya. Pemberangkatan sendiri diupayakan sebelum malam karena ada batasan waktu di Bir Ali hingga pukul 10 malam. Jika melebihi batasan waktu tersebut terpaksa harus balik lagi ke Madinah. (Feb)