Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Juli 2019 / 18:10 WIB

Ajaran Baru, 17 Satgas Fortasi Pantau 3.423 Siswa

YOGYA, KRJOGJA.com - Mulai Senin (15/07/2019) hingga Jumat (19/07/2019), siswa baru masuk sekolah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta membentuk Satuan Tugas (Satgas) Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) dan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Kegiatan tersebut akan diikuti 3.423 siswa dengan perincian, sebanyak 1.634 siswa dari 10 SMP dan 2 MTs, 1.789 siswa dari 7 SMA, 1 MA dan 4 SMK di lingkungan sekolah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. 

"Ada 17 Satgas yang kami bentuk untuk mematau Fortasi dan PLS," ujar Drs H Akhid Widi Rahmanto, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta di Kantor PDM, Jalan Sultan Agung 14, Jumat (12/07/2019) sore. Dalam kesempatan tersebut  17 Satgas hadir untuk melakukan koordinasi. Saat Rapat Koordinasi dipandu Heri Nugroho MPd (Ketua Badan Kerjasana Sekolah/BKS Lintas PDM Kota Yogya).

Menurut Akhid Widi Rahmanto, PDM bertugas mengawasi kegiatan Fortasi dan PLS yang dilaksanakan sekolah Muhammadiyah. Ketugasan PDM tersebut dilimpahkan ke Satgas yang terdiri dari Ketua PDM sebagai penanggungjawab, PH dan unsur Majelis Dikdasmen (penasehat), pengurus BKS Lintas, unsur Majelis Hukum dan HAM dan PD-IPM. Hal-hal yang dipantau Satgas Fortasi dan PLS antara lain, program Fortasi dan PLS, kepanitiaan, keterlibatan IPM, komite sekolah, instanai terkait, RAB kegiatan. 

Ditegaskan Akhid Widi Rahmanto, pemantuan ini sudah memasuki tahun keempat. "Pemantuan ini penting jangan sampai terjadi tindak perploncoan," ujarnya. 

Selain itu, memberi rasa aman orangtua, tidak perlu khawatir dengan anaknya sebagai siswa baru di sekolah Muhammadiyah. Dijelaskan, Fortasi sebagai awal kegiatan perkaderan di sekolah Muhammadiyah. PLS sebagai kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah. Selain itu, mengenal cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri dan pembinaan awal kultur sekolah. 

Ditambahkan, PDM perlu memastikan kegiatan Fortasi bagian dari pendidikan karakter untuk melahirkan pimpinan bangsa, pemimpin umat dan pemimpin persyarikatan yang berkualitas unggul.(Jay)