Olahraga Editor : Agus Sigit Jumat, 12 Juli 2019 / 16:55 WIB

Ducati Tuding Honda Prioritaskan Marquez, Puig Menjawab

AALST, KRJOGJA.com – Komentar bernada negatif dilancarkan Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, terhadap Honda. Menurutnya, pabrikan asal Jepang itu hanya mau membangun motor yang sesuai dengan Marc Marquez. Pernyataan tersebut lantas dibalas dengan tidak kalah sengit oleh Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig.

Pria berkebangsaan Spanyol itu malah balik menyuruh Paolo Ciabatti untuk belajar sejarah. Sebab, sejauh ini Ducati Corse hanya bisa mengantarkan satu pembalapnya saja menjadi juara dunia, yakni Casey Stoner, pada MotoGP 2007.
Sebaliknya, Honda mampu membangun motor yang bisa mengantar sejumlah pembalap menjadi juara dunia. Sebut saja Casey Stoner pada MotoGP 2011, mendiang Nicky Hayden pada MotoGP 2006, dan Valentino Rossi pada MotoGP 2001 hingga 2003.

“Menurut saya, Ciabatti harus belajar sejarah dengan melihat hasil-hasil balapan kelas 500cc dan MotoGP yang dimenangi Honda. Sebaliknya, Ducati dengan semua upaya mereka, hanya sekali menjadi juara dunia yang kita ketahui dimenangi Casey Stoner,” papar Alberto Puig, mengutip dari Yahoo Sports, Jumat (12/7/2019).

“Upaya yang dilakukan Ducati, melihat pencapaian mereka, menurut saya tidak seimbang. Marquez sudah pernah menang dengan motor ini, begitu juga Stoner, (Mick) Doohan, (Freddie) Spencer, (Eddie) Lawson, (Alex) Criville, (Nicky) Hayden, dan (Valentino) Rossi. Dengan Honda, siapa saja bisa menjadi juara dunia. Dengan Ducati, seorang pembalap hanya bisa menang balapan dalam setahun,” imbuh pria berusia 52 tahun itu.

Ucapan Alberto Puig memang ada benarnya melihat hasil-hasil yang dicapai Ducati Corse dalam beberapa tahun terakhir. Pabrikan yang berbasis di Bologna itu hanya bisa mengantar Andrea Dovizioso menjadi runner-up pada tiga musim terakhir, yakni 2016-2018. (*)