Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 12 Juli 2019 / 17:13 WIB

Young Scientist Unimus Raih Prestasi Internasional

SEMARANG, KRJOGJA.com- Kontingen mahasiswa S1 Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Mahardian Muhammad Firdaus, Miftakhul Hidayati, Bunga Agneshinta Abidin dan Rista Ni’matul Maula menoreh prestasi pada "International Young Scientist Invention Exhibition (IYSIE)" 8-12 Juli 2019 di Malaysia.

Lewat karya "Carne Gel Anti Dandruff : Combination of Utilization of Papaya (Carica Papaya) Skin Extract and Rambutan Fruit Skin (Nephelium Lappaceum) Using Viscolam as Gelling Agent Anti Dandruff Hair" Mahardian dan tim berhasil meraih medali perak kategori environment science dan best award kategori computer science dari Ariaian Young Innovative Minds Institute (AYIMI).

Young scientisc Unimus berhasil menjadi peringkat ketiga di antara ratusan peserta dari 10 negara peserta IYSIE Malaysia, India, Sri Lanka, Indonesia, Iran, Filipina, Vietnam, Singapore, Thailand dan Ghuam (Amerika Tengah).

Menurut Mahardian, ide awal penemuan karena adanya keprihatinan keluhan rambut berketombe yang jika dibiarkan jamur akan menimbulkan penyakit. Selama ini produk anti ketombe biasanya berbentuk shampo, sehingga dirinya dan tim menemukan produk anti ketombe bentuk gel dari produk limbah.

 “Produk yang sudah ada biasanya dari bahan kimia. Carne Gel Anti Dandruff dikembangkan dari bahan alami limbah kulit pepaya dan kulit rambutan yang diambil senyawa alkaloid, flavanoid, polivenol, tanin dan saponin” ujarnya.

Lebih lanjut menuirutnya, kulit pepaya dan kulit rambutan diolah di laboratorium. Pengolahan diawali dengan pengeringan dilanjutkan proses maserasi dengan etanol selama 3x24 jam. Hasil saringan diekstraksi dihasilkan senyawa murni alkaloid, flavanoid, polivenol, tanin dan saponin. Hasil akhir senyawa dicampur dengan bahan alami sediaan gel kemudian dibuat dalam bentuk gel. (sgi)