Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 12 Juli 2019 / 11:43 WIB

Kiswah Kakbah Berusia 140 Tahun di Museum Alquran

MADINAH, KRJOGJA.com- Alquran menjadi kabar yang besar. Pasalnya di dalam Alquran terkumpul kabar-kabar yang lur biasa terbaik. Seperti halnya Alquran diturunkan pada Nabi terbaik, yang menurunkan merupakan malaikat terbaik pada waktu yang terbaik pula di bulan ramadan.  Selain itu juga diturunkan ditempat terbaik Mekkah Al Muqaromah dan Madinah Al Munawaroh serta menjadi kitab terbaik dari sisi pahala.

"Bahkan membaca Alquran pahalanya sama dengan dunia seisinya. Alquran menjadi mukjizat terbesar Allah SWT pada Rasulullah Muhammad SAW. Untuk itu senantiasa dekati dan baca Alquran," pesan Arya Bima, mahasiswa S2 di Universitas Madinah asal Indonesia yang menjadi pendamping saat tim Media Center Haji (MCH) 2019 Daker Madinah mengunjungi Museum Alquran The Holy Quran Exhibition di Kompleks Masjid Al Haram Nabawi Madinah, Selasa (9/7).

Museum tersebut seperti dijelaskan Arya juga menjadi kompleks percetakan Alquranul Karim Raja Fahd yang dalam setahunnya mampu mencetk sekitar 17 juta Alquran. Hasil dari percetakan tersebut dibagikan secara gratis kepada sejumlh masjid, lembaga dan siapa saja yang membutuhkannya. Selain itu, Alquran cetakan The Holy Quran
Exhibition juga sudah diterjemahkan ke dalam 76 bahasa di dunia.

Berbagai koleksi dipajang di dalam gedung yang cukup megah, namun sudah dilengkapi standar pengaturan suhu yang baik sehingga koleksinya terjaga. Pasalnya, banyak Alquran kuno yang usianya puluhan, ratusan bahkan ribuan tahun disimpan di tempat tersebut. Menariknya, hampir seluruh koleksi merupakan hibah atau wakaf dari pemiliknya. Dengan kata lain museum tersebut menjadi saksi keagungan sejarah penulisan Alquran.

Begitu masuk ke dalam ruangan museum, akan langsung disuguhi Kiswah Kakbah yang dipajang di dalam bingkai kaca menempel dinding. Sejarahnya, Kiswah tersebut sudh berumur sekitar 140 tahun yang merupakan karya ulama Mesir bernama Abdullah Zuhdi yang banyak menulis kaligrafi di Al Haram. Kiswah tersebut terbuat dari sutera hitam asli dilengkapi kaligrafi benang emas dan perak.

Kiswah Kakbah sendiri diganti setiap tahun bersamaan dengan wukuf Arafah. Biasanya selama ini Kiswah Kakbah yang sudah diganti dihadiahkan untuk lembaga atau negara tertentu. Termasuk Indonesia pernah menerima yang ini disimpan di Masjid Istiqlal. (Feb)