Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Juli 2019 / 03:50 WIB

Agar Koperasi Tetap Bertahan, Didorong Manfaatkan Teknologi Digital

PURWOKERTO, KRJOGJA.com - Memasuki era digital saat ini koperasi di Indonesia didorong untuk memanfaatkan teknologi digital, sehingga mampu tetap “survive” dan mengikuti perkembangan zaman. 

Permintaan itu disampaiakan Chairman Multi Inti Saranan (MIS) Group Tedy Agustiansjah, Jumat (11/7/2019) di sela-sela persiapan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang berlangsung di Purwokerto, Jawa Tengah.“Kami siap untuk membantu seluruh koperasi di Indonesia untuk menggunakan aplikasi koperasi. MIS memiliki produk aplikasi digitalnya. Sehingga nantinya semakin banyak muncul koperasi yang berbasis digital,” kata Tedy. 

Menurutnya jumlah koperasi di Indonesia cenderung mengalami penurunan, dari sebelumnya mencapai 200 ribu, kini kisaran 130-150 ribu koperasi.Untuk itu pihaknya mendorong koperasi di Indonesia harus sudah beralih ke 
teknologi digital, sehingga mampu tetap “survive” dan mengikuti perkembangan zaman.

Tedy, menjelaskan pihaknya sekarang memiliki mitra koperasi yang telah mengembangkan aplikasi digital.Bahkan layanan aplikasi kepada para anggotanya sudah sedemikian bagus. 

CEO Multi Inti Digital Bisnis (MDB) Subhan Novianda menambahkan pihaknya terus berinovasi untuk mengembangkan aplikasi koperasi digital. Karena beberapa sejumlah faktor mengapa koperasi terus mengalami penurunan jumlahnya.

"Faktornya adalah kendala sistem dan sumberdaya manusia. Kami siap untuk membantu mengembangkan aplikasi koperasi digital, sehingga siap menghadapi revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0,”katanya.

Bahkan ia menargetkan pada tahun ini harus ada 10 koperasi yang menggunakan sistem digital transformasi Indonesia (SDTI) untuk menjadi koperasi digital. 

Kemudian tahun depan lagi bisa sampai 100 koperasi dan menginjak tahun berikutnya sampai 1.000 koperasi. Langkah yang dilakukan yakni akan menggandeng koperasi untuk memanfaatkan teknologi digital. (Dri)