DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Juli 2019 / 04:50 WIB

Banyak Masukan, BPD Banyuraden Adakan Jaring Aspirasi Masyarakat

SLEMAN (KRJOGJA.com) - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Banyuraden Gamping Sleman mengadakan penjaringan aspirasi masyarakat desa tahun 2019 dan laporan kinerja BPD tahun 2018 yang bertempat di SD Tegalyoso Banyuraden, Selasa-Rabu (9-10/7/2019). Penjaringan aspirasi mengundang tokoh-tokoh masyarakat 8 pedukuhan yang ada di Desa Banyuraden seperti tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh perempuan dan kelompok tani.

Ketua BPD Banyuraden, Iskandar SE mengatakan, BPD mempunyai membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta mengawasi kinerja kepala desa. "Malam ini kami laporkan kinerja BPD tahun sebelumnya (2018) dan persiapan penyusunan APBDes 2019, maka kami menjaring aspirasi masyarakat," terang Iskandar kepada KRJOGJA.com disela kegiatan, Rabu (10/7/2019) malam.

Dijelaskan Iskandar, berdasarkan UU Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, warga masyarakat desa mempunyai hak diantaranya meminta dan mendapatkan informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pemberdayaan dan pembinaan masyarakat desa. "Maka masyarakat berhak menyampaikan aspirasi, ide, gagasan, saran dan pendapat agar jalannya pemerintahan menjadi lebih baik," ujarnya.

Menurut Iskandar, penjaringan aspirasi dilakukan melalui dua model yaitu model aktif dan pasif, tapi juga tidak menutup kemungkinan aspirasi disampaikan melalui surat atau via whatsapp (WA). Aspirasi yang masuk seperti peningkatan layanan desa, masalah pajak bumi dan bangunan serta aspirasi perku dibuat aturan mengenai kost-kostan. "Hasil penjaringan aspirasi ini nantinya akan dibawa ke Musyawarah Desa dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) tahunan," pungkasnya. (Dev)