DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Juli 2019 / 00:02 WIB

TMMD Dukung Percepatan Pembangunan Desa di Gunungkidul

WONOSARI, KRJOGJA.com - Gubenur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa  (TMMD) salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral yang diharapkan dapat mendorong akselerasi pembangunan daerah tertinggal dan yang terkena bencana. Melalui karya bakti ini, TNI telah menunjukan hakekat kemanunggalan, keseriusan dan kinerja optimalnya untuk terlibat langsung dalam berbagai upaya mensukseskan program percepatan pembangunan di daerah.

”Wujud kemanunggalan TNI dan masyarakat hendaknya bisa mendukung program percepatan pembangunan di daerah pedesaan,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis  pembukaan TMMD ke 105 regular tahap II yang dibacakan Wagub DIY Paku Alam X di lapangan Banaran, Playen, Gunungkidul Kamis (11/7/2019). Dihadiri Bupati Gunungkidul Hj Badingah S Sos, Forkopimda Propinsi DIY dan Gunungkidul, Kapolres AKBP Ahmad Fuady MH SIk dan para kepala dinas terkait

Dalam program  TMMD  tersebut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X  berpesan kepada semua pihak  untuk dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong-royong dan rasa kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.  sehingga tercapai jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh kuat serta terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat.TMMD merupakan salah satu solusi guna mewujudkan ketahanan nasional dan kimitmen pengabdian TNI kepada rakyat dalam mengimplementasikan  jati dirinya.” Hal ini sesuai dengan sumpah prajurid dan  delapan wajib TNI,” imbuhnya.

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto melaporkan  pelaksanaan TMMD dilaksanakan selama 30 hari mulai 10 Juli hingga 8 Agustus 2019 mendatang. Dengan tema  “Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Guna Mewujutkan Ketahanan Nasional". Adapun kegiatan bersumber dari APBN Rp 337.900.000. APBD Provinsi DIY RP 125.000.000. APBD  Gunungkidul Rp 600.000.000. Total dana Rp 1.062.000.000. “Sasaran kegiatan TMMD meliputi sasaran fisik terdiri dari dan non fisik,” ucapnya.

Sasaran fisik diantaranya pembuatan cor rabat beton sepanjang 1.385 meter, pembuatan talud sepanjang 660 meter dengan tinggi 1,5 meter, normalisasi jalan dan telfort jalan sepanjang 500 meter, cor rabat beton sepanjang 500 meter. Pembuatan talud sepanjang 240 meter, rehap pos Kamling 1 unit,lantainisasi Balai Padukuhan,Masjid dan MCK umum. Serta pembukaan jalan baru sepanjang 200 meter dsn embuatan talud sepanjang 160 meter persegi.

Sementara kegiatan non fisik diantaranya penyuluhan mengenai wawasan kebangsaan, bahaya Narkoba dari BNK. Pencegahan penyalahgunaan Media Sosial dari Kominfo. Pencegahan Paham Radikal dan Kamtibmas. Partisipasi dalam pembangunan dari DP3AKBPM dan Kabupaten Gunungkidul. Keluarga Berencana dan Kesehatan, ketrampilan wanita dan kerajinan.(Bmp)