DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 11 Juli 2019 / 19:10 WIB

Konsisten, Harga Cabai di Sleman Masih Pedas

SLEMAN, KRJOGJA.com - Harga cabai di Kabupaten Sleman masih pedas. Baik cabai rawit maupun cabai merah kriting, bertahan di harga Rp 60 ribu perkilogram. Pedagang mengaku rugi karena tingginya harga cabai ini.

Seperti yang terpantau di Pasar Sidorejo Baru Selomartani Kalasan Sleman, Kamis (11/7/2019). Sejak empat hari terakhir harga cabai terus merangkak naik. Saat ini, harga cabai rawit dan merah keriting mencapai Rp 60 ribu perkilogram, dari yang sebelumnya Rp 40 ribu perkilogram. Sedangkan untuk keriting hijau Rp 40 ribu perkilogram.

Hal ini berimbas pada turunnya daya beli masyarakat. Konsumen yang biasanya membeli cabai minimal setengah kilogram, sekarang hanya beberapa ons saja atau paling banyak seperempat kilogram. Pedagang mengaku justru rugi saat harga cabai mahal ini.

"Karena masyarakat belinya jadi sedikit-sedikit. Otomatis berimbas pada timbangan, sehingga rugi. Lebih baik harganya biasa-biasa saja. Kami malah bisa untung," kata Umi Habibah (60). 

Tidak adanya panen di tingkat petani, dinilai Umi menjadi penyebab naiknya harga cabai ini. Ini juga terlihat di sekitar pasar, yang biasanya banyak tanaman cabai. Saat ini hampir tidak terlihat. "Selain itu setiap kali mau Idul Adha, juga biasanya selalu naik," urainya.

Tingginya harga cabai ini tidak menyurutkan Untari (55) warga Bayen Desa Purwomartani Kalasan untuk tetap membeli cabai. Sekitar empat hari yang lalu dia membeli 1/2 kilogram cabai rawit dan merah keriting hanya Rp 12 ribu saja. Namun kali ini dengan harga serupa dia hanya mendapatkan dua ons saja.

"Meski naik tetap beli cabai. Karena sudah menjadi kebutuhan. Satu keluarga juga senang kalau masakannya pedas," katanya. (Awh)