DIY Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 11 Juli 2019 / 16:20 WIB

'Kasatarung', Aplikasi untuk Orang Awam ke Tunarungu

BANTUL, KRJOGJA.com - Keinginan membantu tunarungu sebenarnya sudah lama. Apalagi saat kost di kawasan Babadan Bantul, pemilik rumah mempunyai anak tunarungu. Rasa ingin berbuat sesuatu atas keterbatasan itulah yang membulatkan tekad Ganesha Bintang Sri Dahono (BSD), kemudian mengajak temannya Muhammad Firdaus Nurrohim dan Siti Zaenun Nasikhah, ketiganya mahasiswa STMIK Akakom untuk mewujudkan aplikasi 'Kacamata Sarung Tangan Tunarungu' (Kasatarung). 

"Kami ingin berbuat sesuatu dengan ilmu Teknik Informatika," ujar Ganesha di kampus STMIK Akakom, Karangjambe, Kamis (11/07/2019).

Ternyata keinginan untuk merealisasikan Kasatarung itu tidaklah mudah. Atas bimbingan Pius Dian Widi Nugroho SSi MCs, dosen STMIK Akakom keinginan membuat aplikasi Kasatarung membuahkan hasil. Keinginan mulia ini, proposal diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kegiatan Karsa Cipta Kemenristek Dikti tahun 2019. Merealisasikan aplikasi mendapatkan dana hibah Rp 8.600.000. 

Menurut Ganesha, Firdaus dan Siti, merealisasikan Kasatarung problem pertama,
harus belajar dulu tentang bagaimana anak tunarungu beraktivitas. "Jujur, kami bertiga belum tahu banyak tentang dunia anak tunarungu," ujar Ganesha. Maka harus bolak-balik ke SLB di Bantul. Bertiga harus belajar dulu tentang huruf, angka, kata ganti. "Kami belajar dunia sunyi penyandang tunarungu," katanya. Ternyata itu butuh waktu, ketelitian dan kesabaran untuk memahami dinamika tunarungu.

Tunarungu adalah seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar, baik sebagian maupun seluruhnya. Tidak berfungsinya sebagian atau seluruh pendengarannya, tidak dapat menggunakan alat pendengarannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini ternyata membawa dampak yang kompleks dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Diakui Ganesha, Firdaus dan Siti, aplikasi Kasatarung juga terinspirasi dari perangkat Google Glass dengan memanfaatkan fitur Android Speech to Text berbahasa Indonesia. Dalam kegiatan ini, bertiga membuat kacamata yang diperuntukkan khusus untuk membantu komunikasi dari orang awam ke penyandang tunarungu. (Jay)