Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 11 Juli 2019 / 12:19 WIB

KPU Sukoharjo Ajukan Anggaran Pilkada Rp 28 M

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Anggaran untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sudah disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo. Total dana yang diajukan ke Pemkab Sukoharjo sebesar Rp 28 miliar. Nilai tersebut lebih besar setelah KPU Sukoharjo melakukan rasionalisasi kebutuhan anggaran dari sebelumnya hanya Rp 24 miliar.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, KPU Sukoharjo sudah melakukan persiapan untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Bentuknya yakni penyusunan kebutuhan anggaran untuk pesta demokrasi tahun depan. Pada awal diketahui kebutuhan hanya Rp 24 miliar. Namun setelah KPU Sukoharjo merasionalisasi nilainya justru bertambah menjadi Rp 28 miliar.

Anggaran tersebut sudah diajukan KPU Sukoharjo ke Pemkab dan diharapkan dapat disetujui. Komunikasi terus dilakukan KPU dengan Pemkab Sukoharjo mengingat pelaksanaan Pilkada 2020 sudah didepan mata.

“Dari pihak Pemkab Sukoharjo setelah kami ajak komunikasi dengan KPU Sukoharjo mereka menyatakan siap memenuhi kebutuhan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020,” ujarnya, Kamis (11/07/2019).

Dalam proses komunikasi yang dilakukan KPU dengan Pemkab Sukoharjo diketahui masih ada beberapa hal yang perlu disempurkan dalam pengajuan anggaran. Karena itu perlu dilakukan rasionalisasi sebagai bentuk penghematan anggaran.

Tahapan setelah ini KPU Sukoharjo akan melakukan presentasi pada Desk Pilkada Pemkab Sukoharjo dan DPRD Sukoharjo. Hal itu penting sebagai tahapan untuk mengetahui persiapan yang dilakukan KPU Sukoharjo sebelum penyelenggaraan Pilkada 2020. “Pada pengajuan awal anggaran Pilkada 2020 hanya sebesar Rp 24 miliar namun setelah dirasionalisasi justru naik menjadi Rp 28 miliar,” lanjutnya.

Naiknya kebutuhan anggaran itu antara lain terkait status Adhoc. Sama-sama penyelenggara pemilu antara KPU dan Bawaslu jangan sampai terjadi perubahan yang cukup signifikan. Selain itu, salah satu rasionalisasinya adalah pertimbangan bahwa maksimal calon dalam Pilkada mendatang sebanyak tiga pasangan. Hal itu berdasarkan gambaran jumlah kursi partai politik di DPRD yang ada. (Mam)