Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 11 Juli 2019 / 10:45 WIB

Wankes Klaten Digelontor Rp 2 M Dana APBD

KLATEN, KRJOGJA.com - Dewan Kesenian (Wankes) Kabupaten Klaten mendapatkan dana hibah dari APBD Kabupaten Klaten tahun 2019 sebesar Rp 2 miliar. Pada APBD Perubaan 2019 mendatang juga direncanakan akan mendapat tambahan hibah sebesar Rp 700 juta.

Ketua Harian Wankes Klaten, FX Setyawan didampingi Ketua V H Wahyudi Martono SSos MM, Sekretaris Umum Drs Djoko Sarjono dan Ketua Komite Teater Joko Krisnanto, Kamis (11/07/2019) mengemukakan dari dana hibah tersebut Wankes Klaten telah merencanakan sebanyak 66 kegiatan. Hingga awal Juli 2019 sudah terlaksana 21 kegiatan.

Lebih lanjut dijelaskan, salah satu kegiatan yang akan segera berlangsung adalah festival ketoprak yang diikuti sebanyak 26 kecamatan. Akan berlangsung di panggung terbuka RSPD Klaten mulai tanggal 15 - 19 Juli 2019.

Festival ketoprak tahun 2019 diikuti semua kecamatan, sedangkan tahun 2018 ada dua kecamatan yang absen. Lebih lanjut FX Setyawan mengatakan, setiap grup diberi kesempatan tampil selama satu jam.

Pada hari pertama, Senin, 15 Juli 2019 menampilkan lima kecamatan mulai pukul 19.00 WIB Kecamatan Klaten Selatan dengan lakon (Mertobat), lalu Karangnongko (Kodrat), Jogonalan (Kalang Wiso Betak), Bayat (Amukti Palapa) dan Kecamatan Juwiring (Geger Putat Selawe).

Hari kedua, Selasa, 16 Juli menampilkan enam kecamatan masing-masing Kecamatan Klaten Utara (Joko Bluwo), Manisrenggo (Sirnaning Angkara Ing Singosari), Kalikotes (Tahta), Karangdowo (Joko Samboro Winisudha), Prambanan (Roro Jonggrang Bandung Bondowoso) dan Kecamatan Kemalang (Ampak-ampak Singosari).

Festival ketoprak hari ketiga, Rabu, 17 Juli menampilkan enam kecamatan yakni Kecamatan Klaten Tengah (Tingkir), Trucuk (Teken Wuluh Gading), Tulung (Bandung Bondowoso), Cawas (Ki Ageng Mangir), Karanganom (Ampak-ampak Parang Agung) dan Kecamatan Gantiwarno mengangkat cerita Kalimataya.

Pada hari keempat, Kamis, 18 Juli juga menampilkan enam kecamatan, yakni Kebonarum (Enthit dan Ragil Kuning), Ceper (Bedah Kaputren), Wedi (Ronggo Jumeno Mbalelo), Polanharjo (Ande-Ande Lumut), Jatinom (Hoyi) dan Wonosari (Labuh Tresno Saboyo Pati).

Setyawan mengatakan, pada festival ketoprak hari kelima, Jumat, 19 Juli 2019 menampilkan tiga kecamatan masing-masing Ngawen (Aryo Penangsang), Delanggu (Ontran-ontran Mataram) dan Kecamatan Pedan menampilkan cerita Lali Purwo Duk Sino. (Sit)