Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 08 Juli 2019 / 10:54 WIB

Strategi Bertahan Pecatur Indonesia Dikritisi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Pecatur Indonesia U-20 putra maupun putri memilih bertahan dalam menjamu para lawan di babak akhir Asian Juniors Chess Championship (AJCC) 2019. Sayangnya, strategi bertahan dianggap keliru. 

" Di babak 7, sangat disayangkan Sagita Catur Adi yang sempat naik di peringkat 2 harus kalah dengan Nguyen Anh Khoi. Ada catatan, Catur Adi bermain pasif. Ada rasa takut yang terlihat," kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Kristianus Liem, kepada wartawan di Lorin Karanganyar, Minggu (7/7). 

Ia melihat permainan pasif sekadar untuk bertahan. Namun bukan serangan mematikan langkah lawan. Catur Adi menukar-tukar posisi perwira. Menurut Liem, itu strategi keliru, terutama di catur nomor standar. 

"Seharusnya bermain santai saja. Toh, kita enggak membebani mereka harus jadi juara. Pola permainan akhirnya bertujuan mencari remis. Sebab, lawannya kuat-kuat," lanjutnya. 

Di U-20 putri, model permainan Sharfina Juwita Ardella serupa Catur Adi. Pecatur putri asal Kutai Kartanegara ini mengalami remis kalah meski sudah mati-matian bertahan. Meski demikian, Liem menilai permainan pecatur muda Indonesia lumayan bagus. Hanya saja, mereka kurang berpengalaman dan kurang percaya diri. "Makanya dengan pertandingan ini, kita beri mereka tambahan jam terbang," katanya. 

Hingga babak 7, Indonesia menduduki peringkat tiga berkat Sagita Catur Adi berpoin lima pada U-20 putra. Sedangkan peringkat pertama diraih Nguyen Anh Khoi asal Vietnam berpoin 6,5. Dilanjutkan peringkat dua oleh Raghunandan Kaumandur Srihari asal India dengan poin 5,5.

Di babak sama untuk U20-putri, tiga peringkat teratas diborong pecatur India yakni Aakanksa Hagawane, Vantika Agrawal dan Chitlange Saksi yang masing-masing meraih poin 5,5. Ummi Fisabililah yang menjadi andalan Indonesia harus puas di peringkat tujuh. 

"Teknis permainan Ummi bagus. Namun kurang sempurna pada langkah penyelesaian. Dia harus dua kali menang di babak akhir untuk bisa naik peringkat," katanya. 

Menuju babak sembilan, Nguyen asal Vietnam menyelesaikan tujuh babak nyaris tanpa cela. Ia hanya mengalami sekali remis atau imbang. Liem mengatakan, pemenang AJCC akan terlihat di babak delapan. (Lim)