DIY Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 06 Juli 2019 / 19:10 WIB

DIY Dukung Cak Imin Pimpin PKB Lagi

YOGYA, KRJOGJA.com - DPW dan DPC PKB se-DIY secara bulat mendukung A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk menjabat lagi sebagai Ketua Umum DPP PKB. Dukungan ini akan diperjuangkan dalam Muktamar di Bali, bulan depan. 

Demikian hasil Musyawarah Pimpinan Wilayah DPW PKB & DPC PKB se-DIY di Kantor DPW PKB Giwangan, Sabtu (6/7/2019). "Secara bulat DPW dan DPC PKB se-DIY menyepakati mendukung A Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2019 - 2024 pada Muktamar PKB di Bali bulan depan," kata Umaruddin Masdar, Sekretaris DPW PKB DIY kepada KRJOGJA.com, Sabtu (6/7/2019).

Dijelaskan. Cak Imin didukung kembali karena beberapa pertimbangan strategis. Antara lain pada Pemilu 2019, Cak Imin berhasil membawa PKB melampaui perolehan masa emas pada Pemilu 1999. Pada Pemilu 1999 PKB mendapat suara 13.336.982 (52 kursi DPR RI), dan pada 2019 suara PKB naik menjadi 13.570.097 (58 kursi DPR RI).

Selain itu Cak Imin berhasil menjaga soliditas partai sehingga menghadapi Pemilu 2019 situasi internal dan eksternal PKB benar-benar kondusif untuk menggerakkan seluruh mesin struktur, kultur dan potensi2 partai yang lain.

"Cak Imin juga berhasil melakukan transformasi internal partai secara tuntas. Pertama, Cak Imin menuntaskan transformasi PKB sebagai sayap politik NU. Kedua, menuntaskan transformasi sebagai partai Islam moderat-nasionalis. Ketiga, membangun dasar-dasar yang kokoh bagi PKB untuk menjadi saluran aspirasi semua golongan," paparnya. 

Menurut Umarudin yang menjadi pimpinan sidang Muspim, Cak Imin berhasil menjadi tokoh nasional yang ide dan gagasannya selalu segar dan "tak terduga", sehingga bisa menjadikan PKB senantiasa menjadi "trending topics" di berbagai media.

Cak Imin juga berhasil menjaga hubungan baik dan ktitis dengan pemerintah. Juga hubungan baik dengan para ulama dan tokoh2 agama. PKB menjadi rumah yang nyaman bagi semua warga negara. Terbukti di jatim yang basis NU kursi PKB naik, di NTT PKB juga naik drastis. Di Jatim pada Pemilu 2014 PKB mengirim 15 kursi untuk DPR RI. Sementara pada Pemilu 2019 berhasil mengirim 19 kursi.

Sedangkan di NTT pada Pemilu 2014 tidak berhasil mengirimkan kursi untuk DPR RI. Tapi pada Pemilu 2019 langsung spektakuler dengan mengirim 2 kursi DPR RI. Sementara di DIY, pada 2014 PKB mendapat 129.943 suara dan pada 2019 naik menjadi 264.698 atau naik 103 %. (Fie)