Jateng Editor : Agus Sigit Sabtu, 06 Juli 2019 / 10:42 WIB

Puluhan 'Ikan Raksasa' Melintas di Kali Elo, Ada Apa Ya?

MAGELANG, KRJOGJA.com - Parade perahu hias yang menjadi salah satu rangkaian pada Festival Kali Elo 2019, menghiasi Sungai Elo, Jumat (05/07/2019). Sedikitnya ada 30 perahu hias yang dilepaskan dari titik start di lokasi rafting Pare Blondo, Mungkid menuju ke titik finish di lokasi rafting Kalingkalih, Mendut, Kecamatan Mungkid.

Para peserta perahu hias pada Festival Kali Elo tahun ini, sudah menghias terlebih dahulu perahu-perahu karet dengan berbagai kreasi yang sangat menarik. Mereka menghias perahunya sesuai tema festival kali ini yakni 'Fauna Kali Elo'. Diantaranya ikan beong, ikan lele, biawak, ular, kura-kura, dan lainnya.

Baca Juga : 

Laris, 'Anjing' dan 'Babi' Goreng di FKY 2019

Video Preman KO Dipukul Helm di Ngadisuryan Viral

 

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, mengatakan bahwa, event ini sengaja digelar untuk mempromosikan wisata air (rafting) khususnya di Kabupaten Magelang. Diakui, selama ini wisata rafting diwilayahnya sudah berkembang dengan sangat pesat. Namun demikian, hal tersebut juga perlu ditunjang dengan adanya event-event yang menarik agar wisata air ini lebih dikenal oleh masyarakat luas.

"Selain memiliki tempat-tempat wisata darat, Kabupaten Magelang juga memiliki wisata air yaitu rafting atau arung jeram yang juga perlu kita promosikan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik luar kota maupun manca negara," kata Iwan disela-sela melepas parade perahu hias kemarin.

Antusias para penonton pun tampak terlihat saat prosesi pelepasan perahu hias ini. Tak hanya pengunjung dari luar kota saja yang ikut menyaksikan parade tersebut, wisatawan manca negara pun tak mau ketinggalan untuk menyaksikan keseruan parade tersebut. "Dengan kita buat event seperti ini, harapannya bisa menarik minat para wisatawan untuk menjajal rafting di Magelang," lanjutnya.

Ketua Paguyuban Operator Arung Jeram Elo-Progo Kabupaten Magelang, Nuryana, mengungkapkan bahwa, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan parade perahu hias yang diselenggarakan oleh Disparpora tersebut. Menurutnya, sudah banyak dampak positif bagi para pemilik operator rafting dengan diselenggarakannya parade perahu hias ini. Selain lebih dikenal oleh masyarakat luas, juga telah meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. "Dan yang lebih penting, telah mematahkan bahwa rafting di Sungai Elo itu berbahaya. Karena terbukti hari ini telah diselenggarakan parade perahu hias," imbuhnya. (Bag)