Olahraga Editor : Danar Widiyanto Kamis, 04 Juli 2019 / 11:10 WIB

Manajer Tim Ungkap Permasalahan di PSIM

YOGYA, KRJOGJA.com - Rentetan dua kekalahan PSIM di tiga laga perdana grup timur Liga 2 2019 menjadi sorotan pandemen Laskar Mataram. Teriakan ganti pelatih hingga ancaman tak lagi datang ke stadion karena permainan buruk menyeruak terutama setelah kekalahan melawan Persik Kediri awal pekan lalu. 

Skuad yang mumpuni di Liga 2 dengan gelontoran modal besar dari CEO ternyata dinilai belum sebanding dengan permainan di lapangan. Kerjasama tim kurang padu, lini tengah yang tak difungsikan meski banyak dihuni pemain berkualitas hingga gaya permainan long ball yang disindir seperti olahraga bola voli dikemukakan di kolom komentar akun resmi PSIM di lini sosial media. 

Manajer tim PSIM, Effendi Syahputra akhirnya angkat bicara perihal permasalahan di dalam tim dalam tiga laga terakhir. Menurut dia, faktor komunikasi jadi penyebab utama permainan buruk yang diperagakan PSIM dalam pertandingan lalu. 

“Komunikasi aja mungkin, karena apa yang di terapkan di latihan berbeda ketika di lapangan. Ini yang mesti kita cari titik temunya, tapi tentu kita tidak bisa mejadikannya alasan pembenar kita kalah, kalah tetap kalah,” ungkap Effendi Kamis (4/7/2019). 

Manajemen menurut Effendi tak lantas tinggal diam menanggapi kondisi saat ini. Setelah libur empat hari, tim menurut dia akan menggelar rapat internal tim untuk mengurai permasalahan yang dihadapi. 

“Tim masih libur empat hari, Sabtu tanggal 6 Juli baru mulai latihan lagi karena kemarin melewati tiga pertandingan berat dan pemain butuh refreshing. Nanti kita akan rapat tim setelah berkumpul kembali dan membahas lebih jauh solusinya,” sambung Effendi. 

Effendi mengaku, seluruh elemen tim siapa dievaluasi jika hal tersebut menjadi jalan bagi PSIM untuk lebih baik kedepan. “Kalau evaluasi harus menjadi jalan psim lebih baik ke depan, maka semua anggota team siap dievaluasi,” tandas eks CEO Bogor FC tersebut. (Fxh)