Peristiwa Editor : Ivan Aditya Rabu, 26 Juni 2019 / 23:53 WIB

Wiranto Dukung Wacana Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Terpencil

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengaku setuju bila narapidanakasus korupsi dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang terletak di pulau terpencil di Indonesia.
"Setuju, setuju sekali," kata Wiranto.

Wacana Wiranto itu tak lepas dari ditemukannya koruptor kelas kakap mantan Ketua DPR, Setya Novanto, yang didapati sedang berjalan-jalan di luar kompleks Lapas tanpa pengawalan. 

Hal itu merupakan kejadian kesekian kali terjadi. Ada beberapa narapidana korupsi lain, di antaranya Gayus Tambunan, yang tertangkap menyaksikan pertandingan tenis internasional di Nusa Dua, Bali, beberapa tahun lalu. 

Lebih lanjut, Wiranto mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk merancang sebuah Lapas di pulau terpencil sebagai penjara para koruptor. Ia menyatakan Lapas di pulau terpencil itu lebih baik ketimbang Lapas yang berada di tengah-tengah perkotaan.

"Untung ruginya pasti ada, hambatannya, negatifnya nanti kita netralisir, ketimbang di dalam kota," kata dia.

Meski begitu, Wiranto mengatakan wacana ini masih menjadi sebuah pemikiran awal. Ia mengatakan proses perencanaan dan koordinasi yang matang akan dilakukan ke depannya dengan pihak terkait untuk merancang Lapas tersebut. (*)