DIY Editor : Agus Sigit Selasa, 25 Juni 2019 / 20:35 WIB

Masjid Jogokaryan Buka Sekolah Kepemimpinan

YOGYA, KRJOGJA.com KRJogja.com--Kerjasama Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Yogyakarta dengan Pesantren Gontor Jawa Timur,  Masjid Jogokaryan menyelenggarakan Sekolah Kepemimpinan. Sebagian dengan merekrut Mahasiswa UGM yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang ditentukan untuk ditempatkan di masjid-masjid.

"Pesantren Gontor punya kualifikasi pendidikan kader ulama, sementara Masjid Jogokaryan dikenal sukses dalam manajemen masjid, sinergi ini diharapkan menghasilkan calon-calon pemimpin," ungkap Ketua Pembina YDSF Yogyakarta Muhammad Jazir ASP di sela Silaturahmi Pembina dan Pengurus YDSF Yogyakarta dengan  Pengurus YDSF Surabaya, Selasa (25/6) di Kantor YDSF Yogyakarta, Jalan Jogokaryan 68 Yogyakarta.

Silaturahmi  dengan Rapat Kerja Pembina dan Pengurus YDSF Yogyakarta memantapkan program kerja. "Mahasiswa yang direkrut dengan IP bagus, hafal Al Quran dan masuk asrama bisa menjadi imam masjid, belajar pengelolaan masjid," ucap Jazir.
Jazir menyebutkan banyak masjid membutuhkan manajer dan pengelolaan yang baik. "Masih banyak masjid yang tidak bisa mandiri, terkendala modal dana. Masjid Jogokaryan menjadi percontohan Masjid Mandiri bahkan bisa menjadi payung masyarakat di sekitarnya," jelas Jazir.

Lulusan sekolah kepemimpinan Masjid Jogokaryan ini bisa ditempatkan di masjid manapun dan bisa mengembamgkan masjid seperti Masjid Jogokaryan. "Kepemimpinan masjid ini juga bisa diterapkan dalam kehidupan sosial dan bernegara," tegas Jazir. (M-3)