DIY Editor : Danar Widiyanto Selasa, 25 Juni 2019 / 19:30 WIB

Bandara Adisucipto Besok Gelar Simulasi, Penumpang Pesawat Jangan Panik!

YOGYA, KRJOGJA.com - Dalam rangka memantapkan dan meningkatkan sistem Keamanan dan Keselamatan penerbangan, PT Angkasa Pura I Yogyakarta akan melakukan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD). 

Pihak PT Angkasa Pura I sengaja menggelar latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja (Dirja) ke-103. Sehingga jangan panik jika ada situasi darurat di lingkungan bandara pada Rabu (26/06/2019) besok. 

"Kepada para penumpang Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, jangan panik jika ada situasi darurat di lingkungan bandara besok Rabu. Kami sengaja menggelar latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) peringatan Dirgantara Raharja (Dirja) ke-103," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama dalam keterangannya, Selasa (25/06/2019).

Kegiatan tersebut dalam rangka memantapkan dan meningkatkan Sistem Keamanan dan Keselamatan Penanggulangan Keadaan Darurat Penerbangan.

Latihan PKD rencananya akan dimulai pukul 14.00-22.00 WIB. Pelatiha ini merupakan pelatihan terpadu yang melibatkan seluruh instansi atau komunitas penerbangan dalam rangka menguji sistem dan prosedur baku atau standar masing-masing institusi dalam mengambil langkah dan tindakan pada Pengendalian dan Penanggulangan Keadaan Gawat Darurat Penerbangan.

"Ada beberapa pelatihan simulasi yaitu Fire Building Exercise (berlokasi di area Terminal A Kedatangan), Aircraft Accident Exercise (berlokasi di area airside) dan Security Exercise," ucap Pandu.

Untuk mengantisipasi kelancaran acara tersebut, pihaknya telah diterbitkan NOTAM Nomor: B2892/19 NOTAMN, Runway Closed (penutupan landasan pacu) pada tanggal 26 Juni 2019 mulai pukul 20.00 - 20.45 WIB. 

"Kami menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh pengguna jasa bandara sebelum penyelenggaraan kegiatan dengan harapan pengguna jasa khususnya Bandara Internasional Adisutjipto dapat mempersiapkan diri," jelasnya.

Pun mengimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara khususnya yang berada di gedung terminal dan masyarakat di lingkungan Bandara Internasional Adisutjipto untuk tidak panik.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dari pelaksanaan kegiatan pelatihan simulasi nantinya," pungkasnya. (Ive)