DIY Editor : Danar Widiyanto Selasa, 25 Juni 2019 / 19:10 WIB

DPRD DIY Minta SE Kepsek SDN Karangtengah III Dicabut

YOGYA, KRJOGJA.com - DPRD DIY melalui Komisi A meminta Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Karangtengah III Wonosari untuk segera mencabut Surat Edaran (SE) tertanggal 18 dan SE revisi 24 Juni 2019 tentang seragam sekolah. Selevel kepsek dinilai tak sepatutnya menerbitkan edaran peraturan yang seharusnya dibuat selevel Menteri atau Gubernur tersebut. 

Anggota Komisi A Daerah Pilih Gunungkidul, Slamet Spd mengungkap tidak sepatutnya seorang kepala sekolah menerbitkan surat edaran terkait pengaturan yang mestinya setingkat menteri, atau gubernur. Terlebih ia menilai peraturan terkait seragam sekolah yang dikeluarkan tersebut sangat sensitif. 

“Saat ini memang baru menjadi pro kontra di media sosial, tapi agar tidak meluas harus segara diselesaikan. Komisi A mendorong SE termasuk yang revisi untuk dicabut dan terpenting untuk menyelesaikan permasalahan agar tak jadi polemik,” tandasnya usai mengikuti rapat kerja bersama Kesbangpol Selasa (25/6/2019) siang. 

Legislator asal Gunungkidul tersebut juga melempar apresiasi pada institusi terkait seperti Dinas Pendidikan Gunungkidul dan Ombudsman yang langsung hadir dan berusaha mengurai permasalahan surat edaran tersebut. 

“Saya dengar hari ini ORI DIY juga sudah turun ke lapangan. Saya kira memang tidak selayaknya dalam kapasitas seorang kepala sekolah membuat surat edaran semacam itu,” imbuhnya. 

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menanbahkan, DIY merupakan daerah yang selalu menjunjung tinggi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagaimana tercantum di dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Adanya surat edaran tersebut menurut Eko berpotensi mengusik kerukunan masyarakat Gunungkidul yang selama ini terjalin sangat baik. 

“Bukan hanya segera mencabut surat edaran tapi juga harus menyelesaikan pula permasalahannya sehingga masyarakat Gunung Kidul tetap rukun. Yang terpenting, segera cabut SE tersebut dan selesaikan masalah kedepankan dialog sehingga semuanya bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa gejolak,” tegasnya. (Fxh)