DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 25 Juni 2019 / 16:10 WIB

Gunakan Mobil Plat Nomor TNI, Tamu Hotel Digerebek Miliki Pistol

YOGYA, KRJOGJA.com - Aparat TNI gabungan mengamankan seorang pria di salah satu hotel berbintang kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta, Selasa (25/06/2019). Pria berinisial FOC (45) warga Kebayoran Lama Jakarta Selatan yang tengah liburan bersama keluarganya di Yogya ini menggunakan mobil mewah dengan plat nomor dinas TNI. Selain itu dari tangan pria tersebut juga ditemukan satu pucuk pistol jenis Walter buatan Hungaria dengan 10 butir amunisi karet kaliber 9 mm berikut 1 magasen serta SIM A prajurit TNI AL.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072 Pamungkas Mayor (Arm) Mespan Haryadi mengungkapkan, diamankannya pria tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat kepada Komandan Kodim (Dandim) 0734 Yogyakarta Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji yang melihat satu unit Toyota Alphard dengan plat nomor dinas TNI melaju di jalanan secara ugal-ugalan, Senin (24/06/2019) petang. Tak hanya itu, pengemudi mobil juga berlaku kasar dengan membentak serta mengumpat kepada petugas parkir.

“Dari informasi tersebut kemudian jajaran Korem 072 Pamungkas, Kodim Yogyakarta, Denpom IV/2 dan Denpomal berkoordinasi untuk melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penelusuran akhirnya mobil tersebut ditemukan terparkir di salah satu hotel di Malioboro dimana diketahui pemiliknya menginap di tempat itu,” ungkap Mespan Haryadi.

Di tempat parkir tersebut ternyata tak hanya terlihat satu mobil Toyota Alphard saja yang menggunakan plat nomor dinas TNI. Di sana petugas juga menemukan plat nomor dari Mabes TNI yang terpasang di mobil Toyota Fortuner warna hitam.

Aparat TNI gabungan segera menggerebek pria tersebut. Saat dilakukan penggeledahan ternyata pria tiga anak itu juga memiliki sepucuk pistol serta SIM prajurit TNI AL yang masa berlaku sudah habis pada tanggal 20 Agustus tahun 2014 silam.

Petugas sempat membawa pria tersebut ke Mapolresta Yogyakarta, namun akhirnya pemeriksaan dilakukan di Denpom IV/2. Dua unit mobil berplat nomor TNI, pistol serta SIM prajurit TNI AL turut pula disita sebagai barang bukti.

Mespan Haryadi dengan tegas memastikan pria tersebut bukanlah prajurit TNI, baik aktif maupun purna. Dari penyelidikan awal diketahui jika ia bekerja sebagai wiraswasta dan sengaja menggunakan SIM A prajurit TNI AL untuk check in agar mendapatkan kemudahan.

“Untuk dari mana ia mendapat plat nomor dinas TNI, pistol dan juga SIM tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Denpom. Terkait ia mengaku sebagai prajurit atau tidak selama di sini, itu juga masih dalam pemeriksaan. Yang pasti ia bukan prajurit yang berdinas di lingkungan TNI,” tegasnya. (Van)