DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 25 Juni 2019 / 14:12 WIB

Surat Edaran Wajib Berpakaian Muslim di SDN Karangtengah III, Kesalahan Kepala Sekolah

YOGYA, KRJOGJA.com - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji angkat bicara terkait viralnya surat edaran SDN Karangtengah III Wonosari yang mewajibkan siswanya mengenakan pakaian muslim saat bersekolah. Baskara Aji menyebut, munculnya surat edaran tersebut merupakan kesalahan kepala sekolah yang mengesahkan peraturan tersebut.

Dihubungi wartawan Selasa (25/06/2019) siang, Baskara Aji mengungkap adanya surat edaran tersebut telah ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul. “Kepsek (kepala sekolah) salah bikin seperti itu. Sudah ditindaklanjuti oleh Pak Kepala Dinas di Gunungkidul supaya diralat, supaya dibetulkan gitu saja,” ungkapnya.

Baca juga :

Surat Edaran SDN Karangtengah III Wajibkan Siswa Berpakaian Muslim Viral

Baskara Aji mengungkap pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul dan benar bawasanya kepala sekolah bersangkutan mengakui adanya aturan tersebut. Meski begitu, aturan dalam surat edaran belum terlaksana lantaran viral dan mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak.

“Oleh kepada dinas sudah diminta supaya tidak dilakukan. Nah kalau soal sanksi itu urusannya karena SD ya berkaitan dengan Kepala Dinas Gunungkidul,” tandas dia.

Disdikpora DIY menurut Baskara Aji juga telah meminta kabupaten untuk memberikan sosialisasi kepada kepala sekolah lainnya guna mencegah kejadian serupa kedepan. “Dinas kabupaten saya minta segera lakukan sosialisasi agar tak terjadi lagi hal serupa. Kalau secara aturan jelas sudah sangat detail kita atur perihal seragam,” tegas Aji.

Sebelumnya diberitakan, muncul surat edaran SDN Karangtengah III Wonosari yang mewajibkan siswanya menggunakan pakaian seragam muslim. Bahkan, sekolah memberikan contoh detail seragam putih merah dan batik Gunungkidul dalam lembar surat edaran tersebut. (Fxh)