Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 25 Juni 2019 / 11:53 WIB

16 SMPN Masih Kekurangan Siswa Baru

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 16 SMP Negeri (SMPN) di Sukoharjo masih belum mampu memenuhi kuota siswa baru sampai penutupan penerimaan peserta didik baru (PPDB) online. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo memberi kesempatan sekolah tersebut tetap membuka PPDB secara offline. Apabila sampai hari pertama sekolah pada tahun ajaran baru 2019/2020 dimulai kuota belum terpenuhi maka sekolah tetap wajib menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Dwi Atmojo Heri, Selasa (25/06/2019) mengatakan, pelaksanaan PPDB online telah selesai digelar mulai 13 - 15 Juni kemarin. Total ad 41 SMPN yang mengikuti program tersebut. Hasilnya sampai penutupan PPDB online ada 18 SMPN yang belum mampu memenuhi kuota.

Sebanyak 18 sekolah tersebut kemudian mendapat kesempatan membuka PPDB offline mulai 17 Juni. Hasilnya dua SMPN kemudian mampu memenuhi kuota dan telah disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. Kedua sekolah tersebut setelah kuota terpenuhi maka wajib menutup pelaksanaan PPDB offline.

Sisa sebanyak 16 SMPN yang belum mampu memenuhi kuota siswa baru masih tetap mendapat kesempatan membuka PPDB offline. Kesempatan berlaku sama sampai kuota terpenuhi hingga batas akhir sebelum tahun ajaran baru sekolah 2019/2020 dimulai.

“SMPN yang kuota siswa baru sudah terpenuhi pada pelaksanaan PPDB online maka tinggal melaksanakan tahapan selanjutnya. Sedangkan SMPN yang kuotanya belum terpenuhi maka dipersilahkan tetap melaksanaan PPDB namun dengan sistem offline atau manual,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo akan terus memantau pelaksanana PPDB offline di 16 sekolah. Selain itu kepala sekolah di 16 sekolah tersebut juga wajib memberikan laporan data perkembangan pelaksanaan PPDB offline.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo diketahui sebelumnya dari total 18 SMPN yang sampai penutupan PPDB Online belum terpenuhi kuotanya, dua sekolah berhasil memenuhi kuota. Keduanya yakni SMPN 4 Sukoharjo dan SMPN 2 Bulu. Sedangkan 16 SMPN lainnya diantaranya seperti SMPN 2 Bendosari dari kuota 64 siswa baru masih kurang 34 siswa, SMPN 3 Bendosari dari kuota 64 siswa baru masih kurang sekitar 38 siswa, SMPN 1 Nguter dari kuota 256 siswa baru masih kurang 97 siswa. (Mam)